Kumparan Logo

Turunkan Lapis Kedua, Persib Takluk dari Madura United

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Oh In-kyun menerima pengawalan ketat dalam laga Persib vs Arema. (Foto: Dok. Liga Indonesia)
zoom-in-whitePerbesar
Oh In-kyun menerima pengawalan ketat dalam laga Persib vs Arema. (Foto: Dok. Liga Indonesia)

Pekan ke-24 Liga 1 dilalui Persib Bandung dengan hasil negatif. Menjamu Madura United di Stadion Batakan, Selasa (9/10/2018), 'Maung Bandung' keok dengan skor 1-2.

Sepasang gol 'Laskar Sapeh Kerrab' dilesakkan oleh Fabiano Beltrame via tendangan penalti menit ke-26 dan tendangan indah Zah Rahan menit ke-59. Gol balasan Persib dicetak oleh Muchlis Hadi Ning menit ke-49.

Meski menelan kekalahan, Persib masih bertahan di puncak klasemen berbekal 44 poin. Sementara itu, tambahan tripoin membuat posisi Madura United melesat ke peringkat keempat dengan koleksi 39 angka.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, menurunkan skuat lapis kedua karena hujan skors, termasuk yang diterima Ezechiel N'Douassel, Jonathan Bauman, dan Bojan Malisic. Kendati begitu, Gomez tak mengubah pakem 4-4-2. Di belakang, juru taktik berusia 61 tahun itu menduetkan Victor Igbonefo dan M. Fisabillah. Sebagai ujung tombak di depan, Muchlis Hadi Ning dan Airlangga Sucipto mendapat kepercayaan dari Gomez.

Di kubu Madura United, pelatih Gomes de Oliveira tampil dengan skuat terbaik. Di pos depan, Greg Nwokolo menjadi pilihan utama dalam balutan formasi 4-2-3-1. Sebagai penopang di belakang Greg, Gomes memainkan trisula Engelberd Sani, Slamet Nurcahyo, dan Zah Rahan Krangar.

X post embed

Kendati tak turun arena dengan skuat inti, Persib dapat memegang kendali permainan. Melalui kelincahan pemain sayap dan umpan silang, Persib berkali-kali sukses menciptakan situasi yang menguntungkan. Akan tetapi, tak ada yang berujung gol. Pengambilan keputusan menjadi faktor penyebab.

Salah satu peluang terbaik Persib didapatkan kala laga berumur sembilan menit. Hasil umpan Hariono dari tengah berhasil disambut Airlangga dengan sundulan. Tapi, bola masih melayang tipis di samping mistar. Tekanan konstan yang dilancarkan Persib membuat Madura United kesulitan mengembangkan permainan.

Namun, pada menit ke-26, Madura United mampu membuka keunggulan via tendangan penalti. Prosesnya bermula dari kesalahan Airlangga yang menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak 16 ketika akan melakukan sapuan. Fabiano Beltrame yang diutus sebagai algojo berhasil menunaikan tugas.

Persib merespons ketinggalan dengan gelombang ancaman. Tak pelak, Persib menghasilkan beberapa upaya untuk menyamakan kedudukan baik dari open play maupun melalui skema bola mati. Akan tetapi, sampai paruh pertama usai, upaya yang mereka lepaskan selalu berakhir dengan kegagalan.

X post embed

Selepas jeda, Persib menyengat. Belum genap babak kedua berjalan tiga menit, Persib mampu menyamakan skor. Umpan Supardi via bola mati berhasil disambut Muchlis dengan sundulan kepala. Kiper Satria Tama yang sudah melompat gagal menjangkau bola.

Gol tersebut membuat Madura United panas. Skuat asuhan Gomes itu bermain agresif. Hasilnya, pada menit ke-59, Madura United kembali unggul. Kali ini, Zah Rahan menjadi protagonis berkat lesakkan indah di luar kotak. Bola yang melaju kencang tak bisa diantisipasi kiper M. Natsir.

Setelah itu, jual beli serangan terus terjadi. Kedua tim banjir peluang. Akan tetapi, sampai menit ke-80, tak ada yang berujung gol. Termasuk tendangan Muchlis di dalam kotak 16 yang dapat ditepis kiper Satria Tama.

Persib coba mengubah keadaan dengan melakukan pergantian pemain. Eka Ramdani dan M. Wildan dimasukkan di pertengahan paruh kedua. Melalui pergantian tersebut, daya ledak Persib semakin besar. Namun, sampai peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Madura United bertahan.