Kumparan Logo

Karena Everton dan Liverpool Tak Sedekat Jarak Markas Mereka

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Goodison Park dari luar. (Foto: Jason Cairnduff/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Goodison Park dari luar. (Foto: Jason Cairnduff/Reuters)

John Houlding adalah orang yang rakus. Semua hal duniawi ia kejar, tak terkecuali harta dan takhta.

Pada awalnya, Houlding dikenal sebagai pengusaha bir lokal di Liverpool. Sebagai seorang pengusaha, ia tak mau bisnisnya jalan di tempat dan ia belajar bagaimana caranya menyajikan bir yang enak, bisa jadi konsumsi semua kalangan, dan tentu saja, menghasilkan untung yang tak sedikit.

Ambisi besar Houlding membuat ia membangun relasi dengan semua pihak. Salah satunya dengan perkumpulan orang yang bermain sepak bola dalam wadah bernama Everton Football Club.

Mulanya, Houlding mempersilakan perkumpulan tersebut berbincang di kedai bir miliknya. Karena sumbangsih yang besar, sebagian petinggi perkumpulan tersebut akhirnya memasukkan namanya ke daftar dewan klub, yang berisi 200-an nama lain.

Lama-kelamaan sifat buruk Houlding diketahui dewan klub yang lain. Pada 1892, keputusan Houlding menarik biaya sewa penggunaan lapangan Anfield Road miliknya, jadi hal terbesar yang membuat dewan klub yang lain, muak kepadanya.

Dewan klub kemudian mengajukan rapat terbatas. Meski rapat tersebut diikuti oleh Houlding, suaranya tak mampu menyelamatkan keinginannya untuk mencari uang dari Everton. Pada akhirnya, disetujuilah sebuah Everton pindah ke Mere Green yang nantinya dikenal dengan nama Goodison Park.

Di sisi lain, Houlding yang kecewa, memutuskan pergi dari Everton. Bersama William E. Barclay, ia mendirikan kesebelasan baru yang ditujukan untuk semua kalangan di Liverpool: Liverpool Football Club.

Pembentukan Liverpool FC bukan jadi satu-satunya bentuk kekecewaan Houlding. Selang beberapa hari berikutnya, ia mengajukan lapangan Anfield Road sebagai kandang resmi Liverpool yang diakui oleh The Football Association.

Dari sini, rivalitas antara Everton dan Liverpool bermula. Bukan hal itu saja yang membuat perseteruan tersebut hadir di antara Everton dan Liverpool, tapi juga jarak antara markas kedua kesebelasan yang tak cukup jauh.

Markas Everton, Goodison Park, dan kandang Liverpool, Anfield, terletak di daerah yang begitu dekat. Jika Anda berada di Goodison Park, Anda hanya perlu melewati Priority Road dan Arkes Lane untuk sampai ke Anfield.

Jika ukuran menjadi tolok ukur, jarak markas kedua kesebelasan tak sampai 400 meter. Jarak tersebut bisa jadi lebih pendek jika melewati Stanley Park, sebuah taman kota yang memisahkan markas kedua kesebelasan.

embed from external kumparan

Di balik dekatnya jarak markas kedua kesebelasan, terhampar pula jauhnya prestasi mereka. Melihat prestasi Everton dan Liverpool, di sepak bola Inggris pada umumnya dan sepak bola Eropa pada khususnya, bak melihat bumi dan langit.

Everton, sebagai kesebelasan yang lebih dulu berdiri dan punya lebih banyak pengalaman bermain di level teratas sepak bola Inggris, tak memiliki rekam jejak yang baik soal gelar. Meski hanya absen empat kali dari kompetisi teratas, mereka hanya sembilan kali menutup musim dengan status juara.

Catatan buruk Everton di sepak bola Inggris semakin lengkap jika memasukkan fakta bahwa mereka hanya punya 16 gelar non-liga, seperti Community Shield, FA Cup, dan Piala Liga. Dari 16 gelar tersebut, gelar yang paling banyak didapatkan oleh The Toffees berasal dari Community Shield.

Di sisi lain, Liverpool punya catatan yang lebih wah soal gelar. Kendati hanya 102 kali bermain di kompetisi level tertinggi sepak bola Inggris, mereka punya koleksi gelar yang lebih banyak dibanding Everton.

Dari 102 musim Liverpool di kompetisi tertinggi sepak bola Inggris, 18 di antaranya mereka mengakhiri musim sebagai juara. Era terbaik Liverpool jatuh pada era 1970-an, di mana mereka menjuarai lima musim di antaranya.

Keunggulan Liverpool atas Everton yang lain adalah pada koleksi gelar mereka di kompetisi resmi berformat non-liga. Jika ditotal sejak berdiri, Liverpool 30 kali meraih gelar pada kompetisi non-liga.

Gelar di kompetisi Eropa adalah hal yang paling dibanggakan oleh pendukung Liverpool. Sepanjang keikutsertaan Liverpool di kompetisi sepak bola Eropa, total 11 gelar telah didapatkan. Angka tersebut jauh dari koleksi gelar Everton yang hanya satu.

Perbedaan gelar Everton dan Liverpool yang begitu jauh memang menjadi fakta yang menyedihkan bagi pendukung The Toffees. Bagi Liverpool, koleksi gelar yang lebih banyak membuat mereka lebih superior. Pertanyaannya satu: apa superioritas Liverpool berlaku di atas lapangan?

====

*)Liverpool dan Everton akan bertanding di Anfield, Minggu (10/12/2017) malam WIB. Sepak mula akan dilakukan pukul 21.15 WIB.