Kumparan Logo

Kemenangan Juventus Melanjutkan Kutukan Milan di Allianz Stadium

kumparanBOLAverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para pemain Juve merayakan kemenangan. (Foto: Twitter: Juventus)
zoom-in-whitePerbesar
Para pemain Juve merayakan kemenangan. (Foto: Twitter: Juventus)

Tren positif Juventus terus berlanjut seusai mengalahkan Milan di lanjutan pertandingan Serie A pekan ke-30 yang dihelat Minggu (1/4/2018) dini hari WIB.

Juventus sukses mencukur Milan dengan skor 3-1 di Allianz Stadium. Juventus unggul lebih dulu lewat gol Paulo Dybala di menit delapan, sebelum akhirnya dibalas Leonardo Bonucci 20 menit berselang. Rossoneri akhirnya kewalahan di babak kedua seusai Juventus menceploskan dua gol lewat sundulan Juan Cuadrado menit 79 dan sepakan Sami Khedira menit 87.

Dengan kemenangan ini, Juventus kian kokoh di puncak klasemen sementara dengan mengumpulkan 78 poin. Sedangkan Milan tertahan di peringkat enam dengan koleksi 47 angka, terpaut tujuh angka dari Lazio di posisi lima dan delapan angka dari Inter Milan di tempat keempat.

Dari laga yang bertajuk Derby d'Italia ini, kumparan (kumparan.com) telah merangkum beberapa hal yang layak diperbincangkan. Berikut di antaranya:

Kutukan Milan di Allianz Stadium

Sejak pindah ke Allianz Stadium pada 2012 lalu, Juventus dan Milan telah bertemu sebanyak tujuh kali di ajang liga. Selama itu pula, Milan tak pernah sanggup menumbangkan 'Si Nyonya Tua'.

X post embed

Ya, Juventus selalu menang di tujuh pertemuan tersebut dan bagi Milan kekalahan dengan skor 3-1 ini menyamai kekalahan yang mereka derita pada 7 Februari 2015 lalu.

Paulo Dybala Panas

Usai di dua laga sebelumnya melawan Atalanta dan SPAL gagal mencetak gol, Dybala menunjukkan dirinya sebagai pemain yang bisa jadi solusi jitu penyerangan Juventus. Di laga ini ia mencetak gol pembuka yang menambah koleksi golnya menjadi 18 dan jadi pencetak gol terbanyak Juventus di Serie A.

X post embed

Khusus gol yang ia cetak ke gawang Gianluigi Donnaruma lewat sepakan dari luar kotak penalti kali ini, Dybala menorehkan catatan menarik karena tercatat sebagai pemain terbanyak di Serie A yang bisa mencetak gol dari luar kotak penalti dengan tujuh gol.

Selain itu, Dybala juga tercatat sudah membobol gawang Milan sebanyak tiga kali di Allianz Stadium. Gol pertamanya ia cetak pada 21 November 2011.

Sami Khedira Produktif

Semenjak pindah ke Turin pada 2015 lalu, Khedira memang jadi sosok penting di lini tengah Juventus. Namun, pada dua musim perdanannya di sana, kontribusi gol pemain asal Jerman ini tidak terlalu menonjol tiap musimnya. Tercatat, ia hanya mengemas lima gol di musim 2015 dan 2016.

X post embed

Di musim 2017 ini, Khedira mulai getol berkontribusi membobol jala lawan, terhitung sudah 7 gol ia kemas di ajang Serie A.

Bonucci Mantan yang Menyakitkan

Kendati gagal menjungkalkan keperkasaan Juventus di Allianz Stadium, setidaknya Milan berhasil memberikan perlawanan dan bisa mencetak satu gol lewat Bonucci.

X post embed

Bagi Bonucci gol ini menjadi gol keduanya bagi Milan dan jadi gol pertamanya di laga tandang, spesialnya gol perdananya itu ia cetak di kandang Jeventus yang merupakan mantan klubnya dan Bonucci menjadi pemain keempat yang bisa membobol gawang Bianconeri di rumahnya.

Catatan Clean Sheet Juventus Terhenti

Satu gol Bonucci juga jadi pemberi noda di perjalanan manis Juventus sepanjang 2018 ini. Gol tersebut memutus 10 catatan beruntun clean sheet Juventus di Serie A yang mereka catatakan sejak 6 Januari lalu atau selama 959 menit.

X post embed

Namun, catatan 959 menit tidak kebobolan itu menjadi catatan terbaik kedua yang mereka torehkan di Serie A. Juventus masih memegang rekor sebagai tim yang tidak kebobolan paling lama dengan 974 menit, kala menorehkannya pada kurun waktu Januari-Maret 2016.

Rekor Tidak Terkalahkan Milan Terhenti

Ketika keperkasaan Juventus terus berlanjut, keperkasaan Milan justru runtuh. Dengan kekalahan ini, rekor tidak terkalahkan Milan di 10 laga Serie A akhirnya terhenti.

X post embed