kumparan
search-gray
Bola & Sports7 Mei 2020 7:04

Kenapa Bundesliga Jadi yang Terdepan dalam Menggelar Liga Kembali di Eropa?

Konten Redaksi kumparan
Kenapa Bundesliga Jadi yang Terdepan dalam Menggelar Liga Kembali di Eropa? (1075882)
Bola resmi Bundesliga 2019/20 di pertandingan Gladbach vs Koeln. Foto: Reuters/Wolfgang Rattay
Tak lama usai Pemerintah Jerman memberikan izin resmi sepak bola bisa digelar, Operator Liga Jerman (DFL) dikabarkan bakal menggelar Bundesliga musim ini pada 15 Mei.
ADVERTISEMENT
Pertanyaannya, bagaimana bisa Bundesliga menjadi yang paling siap di antara liga-liga top Eropa lain dalam urusan menggulirkan kembali kompetisi di masa pandemi virus corona?
Tentu faktor kesigapan pemerintah setempat tak bisa diabaikan kala membahas ini. Jerman sendiri merupakan negara paling baik dalam melawan virus corona. Dari 168 ribu kasus terkonfirmasi, 130 ribu pasien di antaranya kini sudah berhasil sembuh.
Nah, di lain sisi, DFL tak kalah hebatnya dengan pihak pemerintah dalam mempersiapkan kompetisi. Pekan lalu, DFL telah menggelar tes untuk 1.724 orang dari tim-tim Bundesliga dan 2. Bundesliga. Hasilnya, hanya 10 orang yang dinyatakan positif virus corona.
Pada pekan ini, rencananya DFL bakal melakukan tes kedua dan tes ini bakal dilakukan minimal sekali dalam sepekan. Mereka yang positif COVID-19 harus menjalani karantina.
ADVERTISEMENT
Tapi, tim yang berkaitan dengan pasien tetap boleh mengikuti kompetisi. Mereka pula punya hak untuk merahasiakan identitas pemain yang positif virus corona. Sementara, pihak DFL bakal memandang pemain yang positif corona seperti cedera saja.
Kenapa Bundesliga Jadi yang Terdepan dalam Menggelar Liga Kembali di Eropa? (1075883)
Robert Lewandowski (kiri) dibayang-bayangi oleh Manuel Akanji (kanan). Foto: REUTERS/Andreas Gebert
Hasil tes ini dipandang serius oleh DFL. Hanya pemain-pemain yang dua kali secara beruntun mendapatkan hasil negatif yang boleh turut serta dalam Bundesliga musim ini.
DFL tentu tak hanya bergantung terhadap tes saja supaya bisa menjadi yang terdepan di Eropa dalam menggulirkan kompetisi musim ini. Mereka sendiri telah menyiapkan sejumlah protokol, yang kemudian juga ditiru oleh Premier League.
Dalam protokol tersebut, DFL sudah mengatur semuanya. Tidak boleh ada penonton di Bundesliga, dan hanya ada maksimal 322 orang saat laga dihelat di stadion. Kedua tim yang berlaga bakal datang secara terpisah untuk meminimalisir kontak.
ADVERTISEMENT
Para pemain wajib menerapkan physical distancing, mulai saat masuk ruang ganti hingga melewati terowongan sebelum laga. Mereka harus menjaga jarak aman 1,5 meter, dan ini berarti tak ada foto bersama atau jabat tangan sebelum laga.
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white