Kumparan Logo

Kenapa Penalti Hakan Calhanoglu Diulang Kala Inter Milan Kontra Juventus?

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia. Foto: Massimo Pinca/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia. Foto: Massimo Pinca/REUTERS

Inter Milan menang tipis 1-0 atas Juventus di pekan ke-31 Liga Italia 2021/22, Senin (4/4). Pertandingan di Stadion Juventus tersebut diwarnai dengan drama penalti.

Kemenangan Nerazzuri datang dari Hakan Calhanoglu di menit 45+5' dari titik putih. Akan tetapi, Calhanoglu melakukan tendangan penalti sebanyak dua kali.

Jadi begini, Calhanoglu ditunjuk sebagai algojo di menit 45'. Saat itu, tendangannya ditepis oleh Szczesny, kemelut kemudian pecah di depan gawang Juventus dan bola masuk ke gawang.

Selebrasi pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu usai mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia. Foto: Filippo MONTEFORTE / AFP

Setelahnya, wasit meniup peluit yang mengindikasikan pelanggaran. Atas keputusan tersebut, pemain Inter lantas mengerubungi wasit dan melakukan pembicaraan selama beberapa menit.

Alhasil, wasit mengecek VAR dan memutuskan penalti Inter harus diulang. Calhanoglu kembali mengeksekusi tendangan penalti dan kali ini berhasil.

Pertanyaannya, kenapa penalti Dybala itu harus diulang?

Menurut Laws of the Game 2021/22 yang dikeluarkan IFAB, ada beberapa kondisi yang membuat suatu tendangan penalti itu harus diulang. Misalnya:

  • Pemain yang melakukan tendangan penalti atau rekan setimnya melakukan pelanggaran. Jika bola masuk gawang, tendangan diulang. Jika bola tidak masuk gawang, wasit menghentikan permainan dan memulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung.

  • Pelanggaran yang dilakukan kiper. Jika bola meleset dari gawang atau memantul dari mistar gawang atau tiang gawang, tendangan hanya diulang jika pelanggaran kiper jelas mengganggu penendang. Kalau bolanya ditepis kiper, tendangan juga diulang.

  • Rekan satu tim kiper melakukan pelanggaran. Jika bola masuk ke gawang, gol disahkan. Jika bola tidak masuk gawang, tendangan diulang.

embed from external kumparan

Nah, dalam kasus ini, terjadi pelanggaran dari pemain Juventus sebelum Calhanoglu benar-benar menendang penalti. Adalah Matthijs de Light yang menjadi sosok tersebut.

Jadi, De Light telah masuk ke kotak penalti sebelum Calhanoglu mengeksekusi bola. Maka dari itu, penalti harus diulang.