Kumparan Logo

Kinerja Wasit Paling Disorot di Paruh Pertama Liga 1

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wasit di Liga 1 (Foto: www.liga-indonesia.id)
zoom-in-whitePerbesar
Wasit di Liga 1 (Foto: www.liga-indonesia.id)

Putaran pertama Go-Jek Traveloka Liga 1 resmi berakhir. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator pun menggelar evaluasi.

Sejumlah poin penting dibahas dengan para perwakilan klub peserta Liga 1 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (3/8/2017) malam. Adapun pembahasan mengenai jalannya pertandingan yang telah digelar sebanyak 153 pertandingan dengan total 392 gol sepanjang 17 pekan pertandingan.

"Ada beberapa catatan putaran pertama, seperti diketahui ada beberapa isu terjadi yang menjadi referensi bagi kami di PT LIB untuk perbaikan kualitas pertandingan di putaran kedua nanti," ujar Direktur Utama PT LIB, Berlinton Siahaan.

"Tak hanya itu, yang menjadi sorotan tentu menyoal perangkat pertandingan yang sangat dikeluhkan beberapa klub dan kami telah memberikan terobosan dengan mendatangkan wasit asing," sambungnya.

Persoalan perangkat pertandingan memang menjadi perhatian khusus mengingat menyambut pekan perdana di putaran kedua, tepatnya pekan ke-18, akan menggunakan tenaga asing dari Australia dan Kyrgystan.

"Sosialiasi menyoal wasit asing sudah kami sampaikan dan pada umumnya para perwakilan klub yang datang sepakat. Penggunaan wasit asing pun juga telah mendapatkan mandat dari PSSI, harapannya tentu untuk meningkatkan kualitas pertandingan yang lebih baik," kata Berlinton.

Selain persoalan mengenai evaluasi pertandingan, pembahasan mengenai suporter juga menjadi perhatian khusus.

"Harus sama-sama menyadari dan menerima karena persaingan cukup dekat di klasmen, justru itu akan menarik dan tidak usah khawatir akan terjadi kerusuhan lagi."

"Apakah kita bisa dengan yakin? Tentu kita harus punya semangat tinggi, yang paling banyak disoroti, paling banyak dikritik adalah kepemimpinan pertandingan dan terobosan ya kita buat dengan adanya wasit asing."

Direktur Utama PT LIB, Berlinton Siahaan (tengah) (Foto: Alan Kusuma/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama PT LIB, Berlinton Siahaan (tengah) (Foto: Alan Kusuma/kumparan)

"Penggunaan wasit asing salah satu harapannya supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Kami berharap teman-teman suporter bisa berubah karena melalui pemerintah melalui Kemenpora dan PSSI telah menyuarakan untuk Islah Suporter Nasional," jelas Berlinton.

Pada kesempatan sama, CEO PT LIB, Tigorshalom Boboy juga menambahkan bahwa pada putaran kedua nanti juga telah diberlakukan mengenai referee assesor yang telah mendapatkan penyegaran guna meningkatkan kinerja.

"Metode untuk putaran kedua, referee assesor idelanya setiap pertandingan ada dan tak perlu datang ke stadion dan cukup melihat dari siaran langsung melalui televisi."

"Jika tidak disiarkan, maka referee assesor wajib untuk mendampingi pertandingan. Memang pada putaran pertama banyak mengeluhkan mengenai referee assesor dan kami coba perbaiki dengan melalui penyegaran," pungkasnya.