Kumparan Logo

Kisah Sol Campbell: Menetas di Tottenham, Bergelimang Gelar Bersama Arsenal

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sol Campbell (kanan) saat berkostum Tottenham Hotspur. Foto: AFP/ADRIAN DENNIS
zoom-in-whitePerbesar
Sol Campbell (kanan) saat berkostum Tottenham Hotspur. Foto: AFP/ADRIAN DENNIS

Sulzeer Jeremiah Campbell atau yang lebih dikenal sebagai Sol Campbell mungkin masih dibenci oleh pendukung Tottenham Hotspur. Bagaimana tidak? Campbell yang waktu itu berumur 26 tahun pindah dari Spurs menuju rivalnya, yakni Arsenal.

Tak tanggung-tanggung, Campbell datang dengan status bebas transfer. Tak heran, pendukung Spurs tak suka dengannya hingga menyebut dengan sebutan 'Judas'.

Baru-baru ini, Campbell mengungkapkan alasan kepindahannya ke Arsenal. Dirinya juga sadar, banyak yang tidak suka dengan keputusannya untuk bergabung dengan The Gunners.

"Saya haus akan gelar dan juga putus asa di Tottenham yang membuat saya kurang berkembang. Saya ingin menang dan saya melakukannya meski menyakiti banyak orang," tutur Campbell, dilansir The Sun.

Sol Campbell saat berjersi Arsenal Foto: Getty Images

"Beberapa orang akan memaafkan saya dan beberapanya lagi tidak. Namun, siapa sih orang yang disukai oleh semua orang di dunia ini?" tuturnya lagi.

Well, Campbell sudah bergabung dengan Tottenham sejak tahun 1989. Kala itu, pemain keturunan Jamaika ini baru bergabung dengan tim junior The Lilywhites.

Tiga tahun kemudian, Campbell baru bergabung dengan tim senior. Debut perdananya terjadi pada 5 Desember 1992. Kala itu, Campbell bermain di laga melawan Chelsea.

Campbell bisa membuat gol di laga debutnya itu. Namun, Spurs harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 1-2.

Kalau ditotal, Campbell sudah bermain sebanyak 269 kali untuk Spurs di semua kompetisi. Campbell juga diangkat menjadi kapten pada musim 1997/98.

Sialnya, selama berkiprah di Spurs, Campbell cuma bisa meraih satu gelar saja. Satu gelar tersebut berupa Piala Liga Inggris di musim 1999.

embed from external kumparan

Sampai akhirnya hari yang tak diduga pendukung Spurs itu tiba di tahun 2001/02. Pada musim tersebut, Campbell memutuskan hijrah ke Arsenal usai kontraknya dengan Spurs tuntas.

Kepindahannya pun tak diduga sama sekali. Tak banyak wartawan yang hadir di London Colney saat itu.

Tidak ada yang info soal kepindahan Campbell. Saat itu, isu yang hangat adalah kepindahan Richard Wright ke Highbury.

Namun, alangkah tercengangnya para wartawan yang hadir di Colney ketika Arsene Wenger muncul ke ruang konferensi pers dengan membawa serta Sol Campbell. Ya, Sol Campbell dari Tottenham Hotspur.

"Aku tidak akan pernah lupa raut wajah mereka ketika Sol masuk," kenang Wenger pada 2017 lalu seperti dikutip dari Evening Standard.

Bersama Arsenal, Campbell meraih lima gelar domestik dalam kurun waktu lima musim. Dari semua gelar itu, tentu saja, yang paling spesial adalah gelar juara Premier League 2003/04 saat Arsenal keluar sebagai juara tak terkalahkan.

embed from external kumparan

Atas keberhasilan itu, The Gunners menjadi satu-satunya tim yang punya trofi Premier League berlapis emas di kabinetnya.

Campbell sebenarnya sedikit lagi bisa mengantarkan Arsenal menjadi kampiun Liga Champions di tahun 2006. Sialnya, Arsenal kalah dari Barcelona di partai puncak. Padahal, Arsenal sudah unggul 1-0 duluan via tandukan Campbell.

embed from external kumparan