Kumparan Logo

Kongres Biasa PSSI Dibuka, Erick Thohir Ingatkan Tak Puas Diri

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembukaan Kongres Biasa PSSI di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/6). Foto: Aji Nugrahanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pembukaan Kongres Biasa PSSI di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/6). Foto: Aji Nugrahanto/kumparan

Kongres Biasa PSSI 2025 resmi dibuka di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, pada Rabu (4/6) siang WIB. Acara ini dihadiri oleh seluruh perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, serta sejumlah asosiasi di bawah PSSI seperti asosiasi sepak bola wanita, futsal, hingga sepak bola pantai.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka kongres dengan pesan tegas kepada seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia, bahwa tidak boleh muncul perasaan cepat puas dengan capaian yang sudah diraih selama dua tahun terakhir.

“Dua tahun perjalanan ini cukup kompleks tapi dengan niat baik, dukungan dari semua, saya rasa hasilnya alhamdulillah, hasilnya tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Kita tidak bisa berpuas diri di sini,” kata Erick dalam pidatonya.

Erick bilang, meski Indonesia kini mendapat penilaian positif dari FIFA atas capaiannya, negara lain juga terus memastikan bahwa sepak bola mereka tidak kalah dari Indonesia.

"FIFA selalu mengatakan, Indonesia menjadi salah contoh yang bagus tapi negara lain mau bersaing sama kita. Kalau kita berpuas diri, mohon maaf, gambar-gambar tadi [pencapaian prestasi sepak bola Indonesia] akan sirna,” ujarnya.

Pembukaan Kongres Biasa PSSI di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/6). Foto: Aji Nugrahanto/kumparan

Erick Thohir: Peran Asprov Akan Meningkat

Selain mengingatkan para pengurusnya agar tak jemawa, Erick Thohir juga berkata bahwa ke depan pihaknya akan terus berusaha untuk memperbaiki struktur pondasi sepak bola Indonesia. Hal itu mencakup kesejahteraan pemain, keuangan federasi, akademi untuk pengembangan generasi baru, peningkatan kemampuan wasit, serta peningkatan peran asprov.

"Peran asprov ke depan kita akan perkuat. Kita pastikan kita support asprov. Ini bukan politis, tapi ini buat masa depan sepak bola Indonesia. Buat anak-anak kita di daerah harus punya kesempatan sama dengan di daerah lain," kata Erick.

Kongres biasa ini merupakan agenda rutin tahunan PSSI. Mereka akan membahas laporan keuangan, laporan kegiatan setahun ke belakang, program kerja ke depan, serta hingga statuta PSSI 2025.