Kontrak Mason Greenwood Resmi Ditangguhkan Nike Buntut Kasus Penganiayaan
·waktu baca 1 menit

Nike akhirnya mengambil sikap tegas soal dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan Mason Greenwood. Pabrikan asal Amerika Serikat itu resmi menangguhkan kerja sama dan kontrak sponsor dengan pemain Manchester United (MU) tersebut.
"Kami telah menangguhkan hubungan [kerja sama] kami dengan Mason Greenwood. Kami sangat prihatin dengan tuduhan yang mengganggu dan akan terus memantau situasi dengan cermat," tulis pernyataan terbaru Nike, dikutip dari ESPN.
Bukan tidak mungkin, Mason Greenwood bakal diputus kontrak oleh Nike jika sang pemain diputuskan bersalah oleh pihak berwajib. Sebelumnya, Greenwood menjalin kerja sama dengan Nike sejak 2018. Saat itu, sang ayah yang menegosiasikan kontrak profesionalnya dengan MU dan Nike.
Terlepas dari itu, penahanan Mason Greenwood saat ini resmi diperpanjang oleh pihak Polisi Greater Manchester (GMP). Sang pemain bakal terus diinterogasi dengan tuduhan penyerangan seksual dan ancaman pembunuhan.
“Detektif telah diberikan waktu tambahan lebih lanjut untuk berbicara dengan seorang pria berusia 20-an yang ditangkap karena dicurigai melakukan pemerkosaan dan penyerangan terhadap seorang wanita," tulis pernyataan resmi Polisi GMP.
“Dia terus diperiksa setelah hakim mengizinkan perpanjangan hingga Rabu, 2 Februari. Menyusul penyelidikan sejauh ini, dia telah ditangkap lebih lanjut atas dugaan penyerangan seksual dan ancaman pembunuhan," tambah mereka.
