Kumparan Logo

Kuipers dan Hal-hal yang Membuatnya Kaget Sejak Membela Persib

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi Nick Kuipers, pemain Persib Bandung, di laga melawan Tira-Persikabo. Foto: Dok. Media Persib Bandung
zoom-in-whitePerbesar
Aksi Nick Kuipers, pemain Persib Bandung, di laga melawan Tira-Persikabo. Foto: Dok. Media Persib Bandung

Bursa transfer paruh musim Liga 1 belum dibuka pada 7 Agustus 2019 lalu. Nick Kuipers, sementara itu, tengah berada di Malaysia.

Namun, kabar bahwa ia bakal menandatangani kontrak bersama Persib Bandung sudah tersebar ke mana-mana. Maka pada suatu pagi usai menjalani latihan individu, pengikutnya di Instragram tiba-tiba menjadi 30 ribu.

Kolom komentar di sejumlah unggahan di sana lantas dipenuhi dengan ucapan 'selamat datang di Persib', 'semoga betah', bla bla bla, bla bla bla. Kuipers kaget, tetapi kemudian ia segera sadar: Seperti inilah sepak bola hidup di Indonesia.

"Itu menunjukkan bagaimana sepak bola hidup di sini. Saya benar-benar tidak tahu tentang itu di Belanda. Sekarang pengikut saya hampir 200.000. Ini gila!" Kuipers bercerita kepada media asal Belanda, Omroepwest, pada 29 September.

instagram embed

Kuipers diresmikan sebagai pemain Persib pada 20 Agustus. Sejak saat itu, segala sesuatu memang tampak berubah untuknya. Selain pengikut Instagram, yang paling jelas adalah kehidupannya di luar sepak bola.

Ke manapun ia pergi, orang-orang seakan sudah mengenalnya. Banyak yang mengajak foto. Tak sedikit pula yang meminta untuk menandatangani jersi. Begitu pun dengan yang sebatas menyapa.

"Ini benar-benar pengalaman baru, sebuah petualangan. Segalanya sangat berbeda dengan Belanda. Sepak bola, kehidupan, budaya, kamu benar-benar seperti selangkah berada di dunia lain," kata Kuipers.

Sejauh ini, sudah empat pertandingan yang dilakoni Kuipers bersama Persib di Liga 1. Melawan PSS Sleman, Tira-Persikabo, Semen Padang, serta Persipura Jayapura. Dari sana ia tahu bahwa intensitas pertandingan sepak bola di Indonesia amat tinggi.

Ini membikin pemain berusia 26 tahun tersebut kaget sekaligus terkesan. Menurut dia, sepak bola di Indonesia secara level memang tak bisa dibandingkan dengan Belanda.

Namun, lain halnya dengan intensitas yang tersaji di lapangan pertandingan. Salah satu penyebabnya adalah keberadaan para suporter.

Beberapa jam sebelum pertandingan, tuturnya, jalanan sudah dipenuhi ribuan suporter. Nyanyian terdengar begitu nyaring. Bendera-bendera bertebaran di mana-mana.

"Ke mana pun kami pergi, stadion hampir selalu penuh dengan para suporter. Itu sangat fantastis. Orang-orang hidup untuk sepak bola," ucapnya.

Tiga pemain asing baru Persib saat perkenalan di Graha Persib. Foto: Dok. Media Persib

Kuipers juga bercerita soal pengalamannya menjalani partai tandang melawan Tira-Persikabo. Ini adalah momen di mana bus yang mereka naiki ditimpuk dengan batu oleh oknum suporter.

Di satu sisi, hal tersebut membuatnya merasa aneh. Di sisi lain, ia tahu bahwa itu merupakan konsekuensi dari intensitas yang tersaji di lapangan.

"Selama pekan pertama di sini, saya mengirim video ke teman-teman dan keluarga saya setiap hari. Pada tiap waktunya saya selalu dibikin kaget tentang apa yang saya lihat dan saya rasakan," ucapnya.

Kuipers sejatinya masih berusia 26 tahun. Dengan usia demikian, kemungkinannya untuk berlaga di level yang lebih baik, alih-alih bermain di Indonesia, masih sangat terbuka.

Apalagi sebelum akhirnya Kuipers memilih Persib, ADO Den Haag kabarnya punya rencana untuk dia. Belum lagi FC Emmen yang juga ingin kembali meminjamnya dari Den Haag.

instagram embed

Meski begitu, ia tak menyesal sama sekali. Ia bahkan berkata bahwa di masa depan, bisa saja tetap bermain di Indonesia atau negara Asia lain. Yang jelas, untuk saat ini, ia merasa bahagia.

"Saya belum banyak melihat-lihat Indonesia. Latihan, istirahat, makan, tidur adalah yang saat ini saya lakukan. Oktober nanti kami akan tandang ke Bali, lalu akan ada libur empat hari," ujar Kuipers.

"Terdekat dari sini adalah gunung berapi serta kebun teh dan kebun kopi. Saya ingin melihat itu. Tapi sekarang fokus utama saya adalah sepak bola," ungkapnya.