Kumparan Logo

Lewat Akurasi Sepakan, Fadil Sausu Membawa Bali United Terbang Tinggi

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi pemain Bali United, Fadil Sausu. Foto: Dok. Media  Bali United
zoom-in-whitePerbesar
Aksi pemain Bali United, Fadil Sausu. Foto: Dok. Media Bali United

Jarak antara kaki Fadil Sausu dengan bola begitu dekat tiap kali hendak mengambil tendangan bebas. Terlihat sederhana. Kira-kira hanya satu sampai dua langkah.

Namun, dengan cara itulah sepakan-sepakan akurat banyak meluncur dari kaki kirinya.

Salah satu laga yang menggambarkan paling jelas kemampuan kapten Bali United ini adalah saat melawan Persebaya Surabaya. Di laga itu ia mencetak satu gol yang menjadi penyelamat 'Serdadu Tridatu' dari kekalahan.

Gol tersebut tercipta via tendangan bebas dari depan kotak penalti. Sepakannya tak begitu kencang, tetapi amat akurat. Ia benar-benar mengarah ke pojok gawang sehingga Miswar Saputra, kiper Persebaya, tak bisa menjangkaunya.

video youtube embed

Akurasi memang hal yang paling menonjol dalam diri Fadil. Kaki kirinya seakan sudah tersetel sedemikian rupa agar bola bisa mengarah ke mana pun sesuai yang ia inginkan.

Saat hendak melepaskan sepakan ke sudut gawang, bola akan mengarah ke sana. Saat ingin diarahkan sebagai umpan, bola akan menjangkau para penyerang.

Ya, seajaib itu.

Apa yang menjadi kelebihan Fadil ini lantas dimanfaatkan betul oleh pelatih Bali United, Stefano 'Teco' Cugurra. Sang pemain ditempatkan sebagai satu dari tiga gelandang tim dalam skema 4-2-3-1.

Pembagiannya kira-kira seperti ini:

Brwa Nouri bertugas sebagai breaker sekaligus pembagi bola. Itulah kenapa ia menjadi pemain dengan jumlah operan tertinggi musim ini, yakni 908 operan.

Aksi Paulo Sergio, pemain Bali United, di laga lawan PSS. Foto: Dok. PT LIB

Adapun, Paulo Sergio berperan sebagai kreator dan tambahan penyerang di lini depan. Gaya bermainnya yang agresif serta kemampuan dribelnya amat cocok dengan tugas ini.

Fadil, sementara itu, punya peran yang sejatinya sama dengan Nouri. Pembedanya, ia tampak lebih sering membagi bola dengan umpan-umpan panjang.

Kebetulan, umpan panjang memang menjadi salah satu senjata pembunuh Bali United musim ini. Karena itulah, Fadil menjelma sebagai sosok yang paling menonjol.

Terutama saat Bali United melancarkan serangan balik, Fadil hampir selalu menjadi pemain yang mengalirkan bola ke depan. Umpan-umpan panjangnya menuju sisi sayap atau pun langsung ke penyerang sering kali berujung peluang atau bahkan gol.

Fadil Sausu bersama para pemain Bali United merayakan gol ke gawang Persebaya Surabaya. Foto: Dok. Media Bali United

Yang menarik, pergerakan Fadil tak statis. Ia juga terkadang berada di beberapa posisi lain guna mencari ruang untuk melepaskan umpan. Dalam hal ini, sisi sayap menjadi yang cukup sering ia tempati.

Nah, ketika Fadil berada di area tersebut, adalah kesalahan besar jika lawan tak menempelnya dengan ketat. Sebab, di posisi itu, kemungkinan Fadil untuk menciptakan peluang semakin terbuka lebar.

Di sana ia kerap kali melepaskan crossing yang terkadang berujung peluang atau bahkan gol bagi timnya. Laga melawan PSM Makassar adalah bukti.

Kapten Bali United, Fadil Sausu. Foto: Dok. Media Bali United

Pada laga itu, Fadil menjadi kreator satu-satunya gol Bali United. Dari sisi kiri, ia melepaskan crossing yang menyasar kepala Melvin Platje.

Nama terakhir kemudian sedikit melompat dan tanpa kesulitan menuntaskannya menjadi gol lewat sebuah sundulan. Bali United pun memenangi laga.

Secara keseluruhan, tiga dari enam assist pemain berusia 34 tahun itu tercipta dengan cara tersebut. Ini belum ditambah dengan beragam umpan kunci yang ia catatkan.

Karena itulah, rasanya tak berlebihan bila menyebut Fadil sebagai sosok terpenting di balik keberhasilan Bali United memimpin klasemen Liga 1 sejauh ini.