Kumparan Logo

Luka Everink, Pemain Berdarah Indonesia yang Direkrut Raksasa Liga Belanda

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Luka Everink.
 Foto: Instagram/@lj.everink
zoom-in-whitePerbesar
Luka Everink. Foto: Instagram/@lj.everink

Shin Tae-yong bisa melirik Luca Everink jika ingin menambah daftar pemain keturunan Indonesia di skuat Timnas U-19. Pasalnya, prospek karier Luca di sepak bola Belanda terbilang menjanjikan.

PSSI dan Shin Tae-yong tengah gencar mencari beberapa pemain keturunan Indonesia yang merumput di Eropa. Mereka diproyeksikan untuk bergabung dalam skuat Timnas U-19 yang akan mentas di ajang Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 tahun depan.

Luca Everink menjadi satu nama yang layak menjadi pertimbangan. Sebab, ia saat ini tergabung bersama salah satu raksasa Liga Belanda, FC Twente. Saat ini, ia masuk ke dalam skuat FC Twente U-19.

Kiprah Luka Everink di Belanda

Luka Everink. Foto: FC Twente

Pemain berusia 19 tahun tersebut memulai kiprah sepak bolanya sejak belia. Ia sudah mengenal dunia si kulit bundar dari umur 5 tahun. Kala itu, ia tergabung bersama klub yang berasal dari desa kecil di Belanda, DSC Diepenveen.

Perjalanan kariernya hingga direkrut FC Twente terbilang mulus. Di tahun 2011, Luca masuk dalam radar para pencari bakat FC Twente.

Setelah menjalani sesi trial dan berhasil lolos dalam beberapa tahap, ia akhirnya resmi bergabung bersama tim berjuluk 'The Tukkers' itu setahun kemudian.

Luca sendiri baru-baru ini mendapatkan kontrak profesional pertamanya bersama FC Twente. Musim ini, ia bermain di kompetisi Liga Belanda Junior atau yang bernama U-21 Div. 1 Fall.

Luka Everink. Foto: Instagram/@lj.everink

Menyoal garis keturunannya, Luca diketahui memiliki darah Indonesia dari sang ayah. Hal ini yang kemudian membuka peluangnya untuk bergabung dalam skuat Timnas U-19.

Terlebih, Luca belum pernah sekalipun membela Tim Nasional Belanda.

Kehadiran Luka di Timnas U-19 juga dipercaya akan meramaikan persaingan di sektor bek kanan. Pasalnya, sejauh ini Bagas Kaffa tidak memiliki pesaing yang sepadan untuk memperebutkan pos tersebut.

---

embed from external kumparan