Madura United Ungkap Kronologi Gagal Tanding Lawan Persipura di Liga 1
·waktu baca 3 menit

Laga Persipura vs Madura United dalam ulangan Liga 1 2021/22 yang sedianya dihelat pada Senin (21/2) malam WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, gagal digelar. 'Laskar Sape Kerrab' sudi buka suara terkait hal ini.
Pertandingan ini sedianya diagendakan berlangsung pada pukul 20:30 malam WIB. Namun, sampai waktu jelang kick off, tim Persipura tak kunjung terlihat di lapangan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Sebelumnya, dalam pemantauan kumparan via live streaming, tim Madura United tetap masuk menuju lapangan sekitar pukul 18:25 WIB. Selain para pemain, wasit juga masuk lapangan seperti biasanya. Koin tos juga lalu dilakukan oleh wasit.
Namun akhirnya, tim Persipura tak kunjung tiba. Wasit Asep Yandis memberi pengertian kepada kapten Fachruddin Aryanto bahwa Persipura tak datang dan menyerahkan keputusan ini kepada Match Commissioner. Pemain Madura United kembali ke ruang ganti.
Kemudian, ofisial Madura United membuat pernyataan resmi terkait hal ini via Instagram. Ada 5 poin, berikut ini kami paparkan:
1. Hingga pemain berangkat ke Stadion, kami tak menerima kabar apa pun tentang kondisi Persipura. Biasanya di antara kami sesama klub saling memberikan informasi jika terdapat suatu kondisi yang mengharuskan dilaksanakan emergency meeting.
2. Lazimnya saat ada kondisi darurat, tim yang terdampak memohon emergency meeting ke PT LIB sebelum protokol Official Match Countdown dimulai untuk kemudian PT LIB menyelenggarakan emergency meeting tersebut dengan dihadiri oleh kedua tim yang bermain.
3. Kami menerima kabar Persipura memohon penundaan setelah semua pemain kami melakukan pemanasan pukul 20.00 WIB. Setelah kami cek email, berdasar penjelasan Admin, email dari Persipura baru diterima pukul 19.07 WIB dan jawaban dari LIB diterima pukul 20.34 WIB di hari yang sama.
4. Perangkat Pertandingan juga sudah bersiap di Lapangan. Wasit dan PP sudah melakukan pemanasan.
5. Simpati kami kepada Persipura sebagai sesama klub Liga 1. Kami tunduk terhadap Laws of the Game, sebagaimana telah kami sepakati bersama saat sebelum Kompetisi dimulai.
Dari rilis resmi, PT LIB belum bisa memutuskan bahwa Persipura akan dinyatakan kalah WO atau tidak. Artinya, 3 poin belum berarti bakal diberikan cuma-cuma kepada Madura United, ada beberapa pertimbangan.
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menegaskan bahwa terkait status pertandingan yang batal digelar tersebut, semua harus dikembalikan pada regulasi yang sudah dibuat.
“Pada prinsipnya, semua yang kami lakukan juga harus menyesuaikan dengan regulasi,” tegas Akhmad Hadian Lukita dalam keterangan resmi, Senin (21/2).
Dalam Pasal 12 dalam Regulasi Liga 1 2021/22 yang dirilis PT LIB berbunyi seperti ini:
1. Apabila Pertandingan tidak dapat dimulai sesuai waktu yang telah ditetapkan karena alasan force majeure atau alasan lain termasuk tetapi tidak terbatas pada lapangan permainan di Stadion yang tidak layak digunakan, kondisi cuaca, lampu Stadion padam dan lainnya, maka berlaku prosedur sebagai berikut:
a. Match Commissioner memutuskan bahwa Pertandingan ditunda selama durasi sekurang-kurangnya 30 menit. Selama waktu penundaan ini, wasit dapat memutuskan apabila Pertandingan dapat dimulai sebelum waktu penundaan tersebut berakhir;
b. Setelah penundaan selama 30 menit pertama sebagaimana diatur dalam ayat 1 huruf a Pasal ini, dapat dilakukan penambahan penundaan waktu selama 30 menit berikutnya apabila menurut penilaian wasit penundaan kedua ini akan membuat Pertandingan dapat dimulai atau wasit dapat menyatakan Pertandingan dibatalkan. Selama waktu penundaan kedua ini, wasit dapat memutuskan Pertandingan dapat dimulai sebelum waktu penundaan tersebut berakhir;
c. Setelah penundaan selama 30 menit kedua berakhir dan wasit berpendapat bahwa Pertandingan masih belum dapat dilaksanakan, maka wasit akan menyatakan Pertandingan dibatalkan.
Bisa saja 'Mutiara Hitam' dianggap kalah WO, yang ini berarti mereka dianggap kalah 0-3 dan 3 poin diberikan pada 'Laskar Sape Kerrab'. Namun, PT LIB mau berkonsultasi dengan PSSI dulu.
