Kumparan Logo

Man City Ngaku Kaget Didakwa Langgar FFP oleh Premier League

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Manajer Manchester City Pep Guardiola memberikan instruksi kepada Julian Alvarez saat Riyad Mahrez merayakan gol pertamanya bersama rekan setimnya pada Pertandingan di Stadion Etihad, Manchester, Inggris. Foto: Molly Darlington/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Manajer Manchester City Pep Guardiola memberikan instruksi kepada Julian Alvarez saat Riyad Mahrez merayakan gol pertamanya bersama rekan setimnya pada Pertandingan di Stadion Etihad, Manchester, Inggris. Foto: Molly Darlington/Reuters

Man City didakwa Premier League telah melanggar financial fair play (FFP) karena laporan keuangan yang tidak akurat dari 2009 hingga 2018. Pihak klub kini mengaku kaget dengan kabar tersebut.

Jadi, Man City disebut tidak memberikan informasi soal pendapatannya termasuk pendapatan dari sponsor dan lainnya. Ofisial The Citizens lantas memberikan pernyataan resmi.

"Manchester City FC terkejut dengan dikeluarkannya dugaan pelanggaran Peraturan Premier League ini, terutama mengingat keterlibatan yang luas dan sejumlah besar materi terperinci yang telah disediakan oleh EPL [English Premier League]," terang ofisial Man City di situs web resmi klub, Senin (6/2).

"Klub menyambut peninjauan masalah ini oleh Komisi independen, untuk mempertimbangkan secara tidak memihak seluruh bukti tak terbantahkan yang ada untuk mendukung posisinya. Karena itu, kami berharap masalah ini dihentikan untuk selamanya," tambah mereka.

Pemain Tottenham Hotspur Son Heung-min berebut bola dengan pemain Manchester City Rodri pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris, Minggu (5/2/2023). Foto: David Klein/REUTERS

Ada beberapa potensi hukuman yang bisa menimpa Man City. Itu adalah pengurangan poin hingga kemungkinan didegradasikan dari Premier League.

Untuk sementara, Man City menempati urutan 2 klasemen Premier League 2022/23 dengan 45 poin, berselisih 5 poin dari Arsenal di puncak. Mereka sebenarnya masih memiliki kans untuk menjadi juara, tetapi terkait apa hukuman untuk mereka nanti berpotensi mengubah segalanya.

embed from external kumparan