Kumparan Logo
Martial, Man United vs Liverpool
Ketika Martial membuang peluang saat melawan Liverpool.

Martial dan Kebiasaannya Buang-buang Peluang

kumparanBOLAverified-green

comment
83
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi Martial saat melawan Liverpool. Foto: REUTERS/Phil Noble
zoom-in-whitePerbesar
Aksi Martial saat melawan Liverpool. Foto: REUTERS/Phil Noble

Roy Keane melontarkan kritik mengenai performa Anthony Martial saat Manchester United ditekuk Liverpool 0-2 di Anfield, Minggu (19/1/2020) malam WIB. Kata legenda United itu, Martial masih begitu payah kala harus menyelesaikan peluang.

"Bagi saya, penampilan dia [Martial] di pertandingan ini begitu mencerminkan kariernya di tim ini secara keseluruhan. Dia jago dalam urusan build-up, tetapi sebagai penyerang dia harus mengenai targetnya," jelas Keane, dikutip dari Goal International.

"Striker hebat itu mencetak gol di momen penting, dan dia gagal di laga ini. Begitulah, dia belum cukup baik untuk Manchester United," lanjut pria Irlandia berusia 48 tahun tersebut.

Penuturan Keane ini memiliki dasar kuat. Di menit ke-58, United memiliki kans untuk menyamakan skor 1-1. Dengan tujuan masuk ke kotak penalti Liverpool dengan kondisi bebas kawalan, Martial melakukan operan satu-dua dengan Andreas Pereira.

Ketika Martial membuang peluang saat melawan Liverpool. Foto: REUTERS/Phil Noble

Pada akhirnya, ini memang terjadi. Masalahnya, eks penyerang AS Monaco tersebut malah terlalu keras melepas tembakan ketika berhadapan dengan Alisson Becker. Akibatnya, alih-alih ke gawang, bola malah mengarah ke tribune suporter.

Perlu diingat, Martial merupakan penyerang utama United dalam laga melawan Liverpool itu. Ironisnya, dalam 90 menit, penyerang asal Prancis ini melepas 3 tembakan dan hanya 1 yang akurat. Pada akhirnya, ini menimbulkan efek domino bagi United.

Di ujung laga, United memutuskan untuk mengepung lawan. Nahas, serangan United pada akhirnya berhasil diputus Alisson. Tak lama, kiper andalan Timnas Brasil itu berhasil menciptakan assist kepada Mohamed Salah dari kotak penalti sendiri.

Dan ini merupakan masalah Martial di United musim ini. Tercatat dia sudah gagal menyelesaikan 6 peluang besar di Premier League musim ini. Ini jelas merupakan masalah serius, karena Martial rata-rata hanya mencetak 0,47 gol per pertandingan di liga.

===

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

collection embed figure