kumparan
17 Jan 2019 19:08 WIB

Melawan Chelsea, Bisakah Aubameyang yang Sesungguhnya Muncul?

Penyerang milik Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. (Foto: Reuters/Matthew Childs)
Pierre-Emerick Aubameyang akan memikul beban berat ketika tampil untuk Arsenal saat bersua Chelsea di Emirates Stadium, Minggu (20/1/2019) dini hari WIB. Mampukah 'si hebat' Aubameyang mencetak gol?
ADVERTISEMENT
Jika ditengok sekilas, tidak terlihat ada masalah dalam performa Pierre-Emerick Aubameyang bersama Arsenal musim ini. Tampil sebanyak 22 laga di Premier League pada musim ini, penyerang berkebangsaan Gabon itu berhasil mencetak 14 gol.
Jumlah gol ini membuat Aubameyang tak hanya menjadi pemain dengan kontribusi terbanyak untuk Arsenal musim ini. Melainkan juga pantas menyandang status topskor sementara liga bersama Harry Kane dari Tottenham Hotspur.
Namun, jangan tertipu. Sejauh musim ini berjalan, Arsenal telah enam kali menghadapi tim enam besar di Premier League. Meski tampil di seluruh laga besar itu, Aubameyang hanya mampu mencetak gol ketika Arsenal menang 4-2 atas Spurs di Emirates Stadium pada awal Desember silam.
Eks striker Borussia Dortmund itu mencetak dua gol pada menit ke-10 dan ke-56, sebelum menciptakan assist untuk Lucas Torreira pada menit ke-77. Kegagalan Aubameyang dalam urusan menciptakan gol sedikit-banyaknya berdampak pada rekor negatif Arsenal kala bertemu tim enam besar.
ADVERTISEMENT
Kemenangan atas Spurs merupakan satu-satunya kemenangan yang didapatkan melawan Arsenal melawan tim enam besar di liga sejauh ini. Tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan dan sisanya berakhir imbang.
Aubameyang pada laga versus City. (Foto: David Klein/Reuters)
Boleh jadi catatan negatif Aubameyang akan terus berlanjut, mengingat penyerang berusia 29 tahun itu hanya mencetak satu gol dalam tiga laga terakhir. Satu gol itu tercipta ketika tim berjuluk The Gunners itu menggilas Fulham dengan kemenangan telak 4-1 pada 1 Januari silam.
Sebagai informasi, Fulham hanya meraih satu kemenangan dan telah kebobolan 10 gol di tujuh laga liga sebelum bersua Arsenal. Itu berarti, tak impresif-impresif amat jika Aubameyang bisa membobol gawang tim berjuluk The Cottagers itu.
Kesulitan Aubameyang dalam menciptakan gol pada tiga laga terakhir bukan sepenuhnya salahnya. Absennya sosok Mesut Oezil sebagai playmaker di hampir seluruh laga besar, dan pada tiga laga terakhir membuat Arsenal tak lagi memiliki ketenangan ketika menyerang.
ADVERTISEMENT
Alhasil, seringkali Aubameyang dan rekan-rekannya gagal mencetak banyak gol meski telah melancarkan hampir atau lebih dari 10 tembakan dalam satu laga. Beratnya lagi Aubameyang, Chelsea merupakan tim kedua dengan pertahanan paling bagus di Premier League musim ini.
Dengan kondisi seperti ini, Aubameyang butuh fisik dan mental yang prima jika ingin sungguh-sungguh mencetak gol dalam laga bertajuk Derbi London itu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan