Merasa Nyaman, Mkhitaryan Berharap Bisa Bertahan di Roma

Setelah gagal di Arsenal, Henrikh Mkhitaryan menemukan rumah yang nyaman di Italia. Rumah itu bernama AS Roma dan pemain asal Armenia itu berharap bisa bertahan di sana lebih lama.
Mkhitaryan datang ke Roma pada awal musim 2019/20 dengan status pinjaman selama satu musim. Sebelum itu, dia sempat bermain untuk Arsenal selama satu setengah tahun.
Kepindahan Mkhitaryan ke Arsenal sendiri disebut sebagai tukar guling terburuk dalam sejarah Premier League. Sebab, yang gagal bukan cuma dirinya. Alexis Sanchez pun tak berkutik ketika sudah jadi pemain Manchester United.
Bersama Roma, Mkhitaryan kembali tampil mengesankan. Meski musimnya sempat diganggu cedera, pria 31 tahun itu sanggup mengumpulkan 6 gol dari 17 penampilan untuk 'Serigala Ibu Kota'.
Akhir Maret lalu, Mkhitaryan mengungkapkan bahwa keberhasilannya di Roma salah satunya disebabkan oleh kepiawaian Paulo Fonseca meracik taktik. Kini, eks pemain Borussia Dortmund itu menyatakan ingin bertahan di Roma.
"Sejak pertama kali datang ke Roma, aku merasa nyaman dan alangkah menyenangkan jika aku bisa bertahan di sini," ucap Mkhitaryan dalam sebuah acara yang disponsori Kedubes Italia di Armenia.
"Target utamaku adalah membawa Roma lolos ke Liga Champions. Setelah itu, baru kami akan bicara soal gelar dan keberhasilan lain," sambungnya.
Selain karena merasa nyaman di Roma, satu hal lain yang membuat Mkhitaryan ingin bertahan adalah perkembangan Serie A dalam beberapa tahun terakhir.
"Orang-orang meremehkan Serie A, tetapi bermain di sini sesungguhnya sangat menarik. Liga Italia dari tahun ke tahun semakin membaik dan itu bisa dibuktikan dengan aktivitas transfer tahun lalu," jelas Mkhitaryan.
Mkhitaryan sadar bahwa di usianya yang sekarang dia tidak punya banyak waktu untuk terus tampil di level tertinggi. Itulah mengapa, bertahan di Serie A bersama Roma adalah opsi terbaik baginya.
"Tidak lama lagi aku akan mencapai penghujung karier tetapi saat ini justru aku sedang bekerja sekeras mungkin untuk meraih lebih banyak prestasi," tuturnya.
"Mengapa begitu? Karena di ujung karier sepak bolamu semua orang hanya akan mengingat apa yang kau menangi. Sangat penting untuk mempersembahkan gelar juara untuk klub sebelum gantung sepatu," tambah Mkhitaryan.
Keinginan Mkhitaryan untuk bertahan di Roma ini memang belum mendapat tanggapan dari pihak klub. Yang jelas, Arsenal kabarnya sudah mematok harga 22 juta poundsterling jika Roma ingin mempermanenkan sang playmaker.
Opsi lain bagi Roma adalah memperpanjang masa peminjaman Mkhitaryan. Di tengah pandemi virus corona yang membuat I Lupi sampai memangkas gaji pemainnya, opsi kedua itu rasanya lebih realistis.
-----
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.
