Kumparan Logo

Mohamed Salah Masuk 50 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Liverpool Mohamed Salah berselebrasi setelah memenangkan adu penalti melawan Chelsea di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (27/2/2022).
 Foto: David Klein/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Liverpool Mohamed Salah berselebrasi setelah memenangkan adu penalti melawan Chelsea di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (27/2/2022). Foto: David Klein/REUTERS

Mohamed Salah baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu tokoh muslim berpengaruh di dunia versi The Muslim 500. Penyerang Liverpool tersebut menempati urutan 41 dari 50 daftar nama tokoh muslim yang dirilis The Muslim 500.

Dari 50 nama, Salah menjadi satu-satunya sosok atlet. Pemain 30 tahun itu bersanding dengan sejumlah nama dari berbagai kalangan, termasuk tokoh politik, di antaranya adalah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di urutan 4 dan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menghuni posisi 13.

The Muslim 500 menjelaskan Mohamed Salah adalah pemain sepak bola asal Mesir yang terkenal secara global. Selain itu, mereka juga menuturkan perjalanan karier Salah hingga menjadi bintang lapangan hijau.

Seniman lokal John Culshaw mengerjakan mural baru pemain sepak bola Liverpool dan Mesir Mohamed Salah di Liverpool, Inggris, 30 Maret 2022. Foto: REUTERS/Phil Noble

"Salah memulai kariernya di Liga Premier Mesir pada tahun 2010 sebelum pindah ke Swiss, Inggris, Italia dan kemudian Inggris lagi. Salah menikmati musim paling sukses dalam karirnya bersama Liverpool FC pada 2017/18. Dia memecahkan banyak rekor dan memenangkan banyak penghargaan," tulis pernyataan The Muslim 500.

"Dia juga membantu Mesir lolos ke Piala Dunia. Musim 2018/19 melihat lebih banyak kesuksesan dengan Liverpool FC menjadi runner-up di Liga Premier Inggris, dan dinobatkan sebagai Juara Eropa 2019 dan Juara Klub Dunia. Musim 2019/20 menjadi akhir dari penantian 30 tahun Liverpool untuk kembali menjadi juara Liga Inggris," lanjut pernyataan itu.

Pemain Mesir Mohamed Salah beraksi usai pertandingan hadapi Senegal, di Stadion Internasional Kairo, Kairo, Mesir, Jumat (25/3/2022). Foto: Amr Abdallah Dalsh/REUTERS

Lebih lanjut, The Muslim 500 mendeskripsikan Salah sebagai sosok yang ramah, sopan, dan dermawan. Sifat tersebut telah memikat banyak penggemar di seluruh dunia, tak terkecuali di negara asalnya.

Saat pemilihan Presiden Mesir pada Maret 2018 silam, bahkan lebih dari satu juta orang mencoret dua nama yang bersaing untuk menjadi presiden dan menggantikannya dengan nama Salah. Hal tersebut mengantarkan Salah menjadi runner-up tidak resmi dalam pemilihan presiden.

"Sifatnya yang ramah dan sopan santun telah memenangkan banyak penggemar di seluruh dunia, dan tidak lebih dari di negara asalnya Mesir di mana ia telah menyumbang untuk berbagai tujuan amal," tulis The Muslim 500.

"Dalam pemilihan Presiden Mesir Maret 2018, lebih dari satu juta orang mencoret dua nama yang bersaing untuk menjadi presiden dan memasukkan nama Mohamed Salah, membuatnya menjadi runner-up tidak resmi dalam pemilihan tersebut," lanjutnya.

Pemain Liverpool Mohamed Salah merayakan mencetak gol kelima mereka saat hadapi Manchester United di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (24/10). Foto: Phil Noble/REUTERS

Sebagai bentuk apresiasi, Salah pun memiliki chant khusus dari pendukung Liverpool. Chant tersebut turut menggambarkan sosok Salah sebagai muslim.

"If he’s good enough for you, he’s good enough for me. If he scores another few, then I’ll be Muslim too. Sitting in the mosque, that’s where I wanna be! Mo Salah-la-la-la, la-la-la-la-la-la-la," bunyi chant pendukung The Reds untuk Salah yang dimuat The Muslim 500.

Mohamed Salah saat ini masih berstatus sebagai pemain Liverpool. Menurut Transfermarkt, ia terikat kontrak dengan ‘Merseyside Merah’ hingga Juni 2025.

Sejak memperkuat Liverpool pada musim 2017, Salah telah mempersembahkan sejumlah trofi bergengsi. Beberapa di antaranya adalah satu gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, dan satu trofi Piala Dunia Antarklub.