MU Dikabarkan Gagal Rekrut Adrien Rabiot karena Terlalu Mahal

17 Agustus 2022 7:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Adrien Rabiot, jimat baru Juventus? Foto: AFP/Marco Bertorello
zoom-in-whitePerbesar
Adrien Rabiot, jimat baru Juventus? Foto: AFP/Marco Bertorello
ADVERTISEMENT
Manchester United (MU) kabarnya telah gagal merekrut Adrien Rabiot karena negosiasi gaji belum menemui titik terang. Tepatnya, masih ada jarak antara keinginan sang pemain dengan penawaran yang diberikan oleh The Red Devils.
ADVERTISEMENT
Meski MU telah sepakat dengan Juventus soal transfer tersebut, namun pemain asal Prancis enggan menerima tawaran begitu saja. Ia meminta upah yang cukup tinggi kepada MU jika bersungguh-sungguh ingin mendapatkan jasanya.
“Mereka [MU] telah menyetujui biaya dengan Juventus, tetapi negosiasi gaji dengan pemain jadi kendala, sebab masih ada kesenjangan antara apa yang diinginkan [Adrien] Rabiot dan apa yang diinginkan oleh [Manchester] United,” bunyi laporan BBC.
Adrien Rabiot dalam konferensi pers perdana sebagai pemain Juventus. Foto: Dok. Juventus
Adrien Rabiot memang dirumorkan menjadi incaran MU berikutnya karena asuhan Erik ten Hag ingin memperkokoh barisan tengahnya. Ini pula sebagai alternatif setelah Frenkie de Jong tak kunjung menerima tawaran MU.
Menurut laporan, sebenarnya MU bisa saja menjadikan Rabiot sebagai pemain termahalnya di musim ini. Akan tetapi, hal itu masih menjadi pertimbangan besar MU sambil mereka juga berharap De Jong akan menerima pinangannya kali ini.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, hingga kini De Jong masih tampak setia dengan Barcelona. Bahkan sang presiden Barcelona, Joan Laporta, juga sangat optimis bahwa sang gelandang akan bertahan di Camp Nou musim ini.
"Dalam sepak bola, kamu tak pernah tahu dan saya tidak dapat memastikan, sebab semuanya tergantung dengan berbagai aspek. Tetapi saya bisa mengatakan bahwa dia [Frenkie de Jong] kemungkinan besar akan bertahan. Sebagai presiden [Barcelona] saya akan berupaya membuatnya bertahan," ucap Joan Laporta kepada CBS Sports.