Nahas Noel Gallagher Rayakan Juara City: Ditanduk Ayah Pemain, Ditolong Ambulans

24 Mei 2022 7:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Noel Gallagher, Musisi dan penggemar Manchester City, meninggalkan stadion usai pertandingan Liga Premier antara Manchester City dan Aston Villa di Stadion Etihad, Minggu (22/5/2022). Foto: Cameron Smith/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Noel Gallagher, Musisi dan penggemar Manchester City, meninggalkan stadion usai pertandingan Liga Premier antara Manchester City dan Aston Villa di Stadion Etihad, Minggu (22/5/2022). Foto: Cameron Smith/Getty Images
ADVERTISEMENT
Man City resmi mengunci titel juara Liga Inggris 2021/22. Para penggemar mereka girang bukan main, tak terkecuali Noel Gallagher, musisi ternama Inggris yang dikenal fan berat The Citizens.
ADVERTISEMENT
Man City memastikan gelar kampiun Liga Inggris usai mengalahkan Aston Villa dengan skor 3-2 di Stadion Etihad, Minggu (22/5/2022). Pertandingan sangat dramatis karena pasukan Pep Guardiola sempat tertinggal lebih dahulu.
Pada akhirnya, Man City menjadi juara. Para fan merayakannya dengan liar dan penuh girang. Namun mungkin, tak ada kisah yang lebih nahas ketimbang cerita dari Gallagher. Eks pentolan Oasis itu sampai membutuhkan ambulans karena terluka.
“Biarkan saya memberi tahu Anda apa yang terjadi pada saya kemarin. Saat gol ketiga tercipta, ada keributan mutlak di stadion,” kisahnya kepada talkSPORT.
Penggemar merayakan di lapangan setelah Manchester City memenangkan Liga Premier di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (22/5/2022). Foto: Hannah McKay/REUTERS
“Di tempat kami duduk, keluarga Ruben Dias tak jauh dari saya. Saya melompat-lompat seperti orang idiot, mengoper anak saya seperti trofi Premier League, semua orang mengangkatnya."
ADVERTISEMENT
“Saya berbalik, ayah Ruben Dias berlari lurus ke arah saya, menanduk saya, saya terjatuh, berlumuran darah. Saya tidak melihat dua menit terakhir, saya harus ditangani oleh St John's Ambulance untuk menerima jahitan," tambahnya.
Noel Gallagher menggambarkan lebih lanjut tentang luka yang dialaminya. Ini bukan sekadar goresan atau memar biasa, melainkan bisa dibilang sebagai babak belur. Pep Guardiola bahkan sampai menaruh simpati.
“Saya mendapat jahitan di bibir atas saya, dua mata lebam. Saat saya menyusuri koridor, Pep [Guardiola] berlari sambil menangis dan kami saling berpelukan," terang Gallagher.
Manajer Manchester City Pep Guardiola merayakan kemenangan Liga Premier di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (22/5/2022). Foto: Hannah McKay/REUTERS
"Dia berkata, 'Ada apa dengan wajahmu?' Dan saya berkata, 'Pergi dan [rayakan] bersama pemain Anda!' Jika Anda melihat saya hari ini, saya terlihat seperti baru pulang dari tahun 80-an di Elland Road [markas Leeds United], sepertinya kepala saya pecah. Sulit dipercaya.
ADVERTISEMENT
“Banyak fan City bertanya apa yang terjadi dan saya hanya berkata, 'Anda tidak akan pernah mengira'. Tidak ada bekas pada dia [ayah Dias]. Dia adalah pria besar. Dia hampir merontokkan gigi saya. Saya ada latihan hari ini, tetapi hal baiknya adalah saya memiliki tiga fan Liverpool di band saya!" tandasnya.
Noel Gallagher sudah tidak lagi bersama Oasis sejak band itu bubar pada 2009. Kini, ia memiliki grup musik sendiri bernama Noel Gallagher's High Flying Birds. Ia dan adiknya, Liam yang juga eks frontman Oasis, merupakan fan fanatik Man City.
Pemain Manchester City Ruben Dias melakukan selebrasi setelah memenangkan Liga Premier di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (22/5/2022). Foto: Hannah McKay/REUTERS
Man City mengakhiri kompetisi Liga Inggris musim 2021/22 di puncak klasemen dengan koleksi 93 poin. Mereka unggul satu poin dengan Liverpool di urutan kedua.
ADVERTISEMENT
Pada laga terakhir, Liverpool juga menang 3-1 atas Wolves. Namun, itu jelas tak berarti banyak akhirnya.