kumparan
15 November 2019 13:58

Nilmaizar Optimistis Persela Lolos dari Degradasi

Pemain sayap Persela Lamongan, Rafinha, saat menjalani pertandingan kontra Barito Putera (PTR)
Pemain sayap Persela Lamongan, Rafinha, saat menjalani pertandingan kontra Barito Putera. Foto: Instagram/@perselafc
Persela Lamongan tengah berada dalam krisis. Mereka terancam jerat degradasi yang sudah menanti.
ADVERTISEMENT
Saat ini, Persela bercokol di posisi ke-17 klasemen sementara Liga 1 2019. Mereka baru membukukan 25 poin dalam 26 pertandingan, hasil dari 5 kali menang, 10 kali imbang, dan 11 kali kalah.
Dalam enam laga terakhir, Persela juga gagal mencatatkan hasil apik. 'Laskar Joko Tingkir' tersebut hanya meraih satu kemenangan. Sisanya, mereka kalah dua kali dan imbang tiga kali.
Berbagai catatan buruk ini pun membuat bayang-bayang degradasi mulai menghantui Persela. Setelah sekian lama bertahan di kompetisi level teratas, Persela akhirnya tiba pada masa ketika mereka harus berjuang lepas dari jerat degradasi.
Meski begitu, optimisme terus digaungkan oleh Nilmaizar selaku pelatih Persela. Ia menyebut bahwa sampai saat ini, belum ada kepastian tim-tim mana saja yang akan turun ke jurang degradasi.
Bali United vs Persela
Para pemain Bali United dan Persela berduel. Foto: Dok. LIB
"Sampai hari ini belum tahu siapa yang akan degradasi dan tidak degradasi. Ada tujuh tim yang berjuang untuk degradasi dan lolos dari degradasi," ungkap Nilmaizar, dilansir situs resmi Persela.
ADVERTISEMENT
Tujuh tim yang dimaksud oleh Nil ini adalah Persija Jakarta, Barito Putera, PSIS Semarang, Perseru Badak Lampung FC, Kalteng Putra, Persela sendiri, serta Semen Padang. Selisih poin antartim itu pun cukup tipis.
Misal, Persela dan Kalteng Putra yang berada di atasnya hanya berselisih satu poin. Selisih poin Persela dengan Badak Lampung FC (posisi batas luar zona degradasi) juga cuma dua poin.
Melihat data di atas, Nil pun menyebut bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi. Berkaca pada pengalamannya musim lalu saat sukses membawa PS Tira lolos dari degradasi, Nil mengungkapkan bahwa Persela bisa lolos dari lubang jarum musim ini.
"Apa sikap saya? Ya, harus tetap optimistis. Kalau saya tidak optimistis dengan tim ini, lebih baik saya tidak berada di sini. Mudah-mudahan perjuangan ini sama dengan PS Tira kemarin, kita bisa mendapat happy ending," ujar Nil.
Persela Lamongan, Selebrasi
Pemain Persela Rafael Goncalves (kiri) bersama Alex Dos Santos Goncalves, merayakan gol dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya Lamongan. Foto: ANTARA FOTO/Syaiful Arif
"Kalau Tuhan berkata Persela ini tidak degradasi, maka tidak ada yang bisa melawan," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Perjuangan Persela untuk lepas dari zona degradasi akan berlanjut pada Jumat (15/11/2019) sore ini. Mereka akan bertandang ke markas Persija, tim yang juga sedang berupaya untuk lepas dari jerat degradasi.
Setelah Persija, lawan-lawan yang telah menanti Persela di laga sisa Liga 1 2019 adala Persib, PSM, PSS, Tira-Persikabo, Borneo FC, serta Semen Padang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan