Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Ole Romeny menceritakan kisahnya saat ia pertama kali dipanggil ke Timnas Belanda U-15 hingga jadi langganan tim muda Belanda. Di sana Romeny mengenang bagaimana dirinya bermain bersama nama-nama pesepak bola besar yang kini menghiasi sejumlah klub-klub top Eropa.
ADVERTISEMENT
Sebelum dinaturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia, Ole Romeny merupakan pemain langganan untuk sejumlah kelompok umur Timnas Belanda. Romeny telah banyak catatkan sejumlah penampilan bersama Belanda U-15 hingga U-20.
Romeny mengenang pertama kali ia dipanggil ke skuad tim muda Belanda pada 2014 silam, tepatnya di kelompok umur U-15. Ia akui sempat minder sebab komposisi skuad saat itu dihiasi oleh pemain-pemain jebolan klub top Liga Belanda. Sementara Romeny hanya pemain akademi dari klub papan tengah Belanda, NEC Nijmegen, pada saat itu.
"[Pada 2014] saya mendapatkan panggilan untuk bermain di Belanda U-15. Dan itu adalah pertama kali saya mengenakan jersi Timnas Belanda. Saya cukup kecil waktu dan diberi nomor jersi 10. Pada saat itu saya masih bermain sebagai gelandang," ujar Ole Romeny kepada Voetbalzone.
"Senang rasanya bisa mengalahkan Belgia [saat itu] dengan pemain-pemain terbaik dari generasi saya. Karena saya sebagai pemain satu-satunya dari NEC [Nijmegen] di antara pemain dari Ajax, AZ Alkmaar, PSV, dan Feyenoord. Sungguh hal yang istimewa jika diingat kembali," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Setelah itu Romeny kerap selalu menjadi langganan skuad tim muda Belanda, mulai dari U-15 hingga U-20 pernah ia bela. Ia pun juga ceritakan bagaimana bisa bermain dengan nama-nama pesepak bola besar yang kini merumput di berbagai liga-liga top Eropa.
Namun dari sejumlah nama tersebut, Mohamed Ihattaren pemain yang kini merumput bersama RKC Waalwijk meninggalkan kesan tersendiri bagi Romeny.
"Ryan Gravenberch lebih muda dari saya, tetapi dia selalu promosi ke tim yang lebih senior. Saya juga bermain dengan nama-nama seperti Jurrian Timber, Mohamed Ihattaren, Orkun Kokcu, Noa Lang, Mitchel Bakker, Sven Botman, banyak nama besar. Tetapi siapa yang terbaik diantaranya? Ihattaren. Dia adalah pemain yang sangat luar biasa," kenang Ole Romeny.
ADVERTISEMENT
Adapun Ole Romeny tercatat memainkan 9 pertandingan dari total tim muda Belanda yang ia bela, Romeny juga membukukan satu gol. Golnya itu tercipta saat ia tergabung di Belanda U-19.
Hal itu telah berlalu, Ole Romeny saat ini telah memilih Indonesia untuk kariernya di tim nasional. Bahkan ia sudah sumbang dua gol bagi skuad 'Garuda' dalam Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia.
Ole Romeny cetak satu gol saat Timnas dihajar 1-5 Australia di Sydney, Kamis (20/3), dan satu lagi saat Timnas tekuk Bahrain 1-0 di GBK, Selasa (25/3).