Pelatih Anyar Dewa United Bicara soal Filosofi Total Football
ยทwaktu baca 2 menit

Dewa United telah menunjuk pelatih anyar, yakni pria berkebangsaan Belanda, Jan Olde Riekerink pada 1 Januari 2023 untuk mengarungi paruh kedua Liga 1 2022/23. Juru taktik berusia 59 tahun tersebut bicara mengenai gaya bermain khas tanah kelahirannya, Total Football.
Menurutnya, dasar dari filosofi Total Football adalah bertahan dan menyerang secara bersama. Bahkan, ketika perhelatan Piala Dunia 2022 digelar, ia menilai semua negara telah menerapkan filosofi Total Football yang baik.
Hal tersebut akan coba Riekerink terapkan di Dewa United. Tujuannya tidak lain untuk meraih kemenangan dan mengangkat posisi Dewa United di tabel klasemen.
"Saya rasa kalau kita lihat Piala Dunia, seluruh dunia sangat mengikuti total football, bahkan negara-negara kecil dengan organisasi yang baik. Mereka memiliki pertahanan dengan organisasi yang baik, mereka bertahan bersama dan kita lihat mereka menyerang bersama dan saya rasa itu dasar dari Total Football," ujar Riekerink saat jumpa pers perkenalannya di Hotel Episode, Tangerang, Selasa (10/1).
"Saya rasa sebagai pelatih hal yang paling penting adalah memainkan sepak bola umtuk menang karena kita akan menghadapi beberapa masalah dan tujuan kami untuk meraih poin dan naik peringkat. Dua hal penting dari total football adalah bertahan dan menyerang bersama," imbuhnya.
Saat ini, Dewa United tengah bertengger di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-17 dengan koleksi 14 poin. Pada paruh pertama Liga 1 2022/23, tim berjuluk Tangsel Warriors diarsiteki Nilmaizar. Namun keduanya sepakat mengakhiri kerja sama pada 28 Desember lalu.
"Saya rasa pelatih sebelum saya sudah melakukan hal yang baik untuk tim, bukan kapasitas saya untuk menilai, saya hanya bisa fokus pada apa yang bisa saya kembangkan untuk tim," lanjut pelatih yang pernah menangani Galatasaray pada Maret 2016 hingga Februari 2017.
Lebih lanjut, Riekerink berharap kedatangannya dapat berdampak positif untuk Dewa United dan sepak bola Indonesia.
"Saya berharap bisa membawa dampak positif untuk Dewa United dalam mencapai tujuan. Dalam hal lebih jauh lagi saya akan membantu sepak bola Indonesia," pungkasnya.
Adapun Jan Olde Riekerink diikat dengan durasi kontrak jangka panjang. Namun, CEO Dewa United, Ardian Satya Negara, tidak menerangkan secara detail kontrak tersebut.
