Kumparan Logo

Pelatih Liverpool Sorot Lini Belakang yang Rapuh usai Kalah di Community Shield

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Liverpool tertunduk lemas usai kalah dari Crystal Palace pada pertandingan Community Shield  2025 di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (10/8/2025). Foto: Matthew Childs/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Liverpool tertunduk lemas usai kalah dari Crystal Palace pada pertandingan Community Shield 2025 di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (10/8/2025). Foto: Matthew Childs/REUTERS

Pelatih Liverpool, Arne Slot, menyoroti kelemahan lini pertahanan timnya setelah kalah dari Crystal Palace dalam laga Community Shield. Laga di Stadion Wembley, Minggu (10/8/2025) malam WIB itu berlangsung ketat sejak menit awal permainan.

The Reds sempat unggul dua kali lewat gol Hugo Etitike dan Jeremie Frimpong. Namun, Crystal Palace mampu membalas melalui gol Jean-Philippe Mateta dan Ismaila Sarr.

Pertandingan berakhir 2-2 di waktu normal, memaksa kedua tim bermain hingga adu penalti. Sayangnya, Liverpool kalah 2-3 di babak tos-tosan dan gagal meraih trofi pembuka musim ini.

Slot mengungkapkan bahwa meskipun Liverpool banyak memberikan peluang kepada lawan, mereka tetap kebobolan gol. Hal ini menjadi perhatian utama menjelang musim baru.

“Saat ini kami tidak kebobolan banyak peluang, tapi kami kebobolan gol,” kata pelatih asal Belanda itu, dikutip dari ESPN.

Pada bursa transfer, The Reds secara agresif dalam merekrut pemain. Liverpool berhasil mendatangkan Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Jeremie Frimpong, hingga Milos Kerkez. Namun, Slot menilai barisan belakang masih perlu adaptasi, baik secara ofensif maupun defensif.

Selebrasi pemain Crystal Palace usai menang melawan Liverpool pada pertandingan Community Shield 2025 di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (10/8/2025). Foto: Toby Melville/REUTERS

"Sekarang kami lebih baik dalam menciptakan dan mendapatkan situasi menjanjikan dibandingkan sepanjang musim lalu," ujar Slot.

"Namun, di sisi lain, yang membuat kami sangat kuat musim lalu adalah kami biasanya menang dengan selisih satu gol, dan itu karena kami sering menjaga clean sheet atau maksimal kebobolan satu gol,” tambahnya.

Kekalahan di Community Shield menjadi peringatan bagi Liverpool untuk segera memperkuat lini pertahanan. Slot berharap timnya bisa mengatasi kelemahan ini dan tampil lebih solid di pertandingan-pertandingan mendatang.

Reporter: Kevin Siadari