Kumparan Logo

Pelatih Persija Sedih Lawan Persib Harus Terusir dari Jakarta

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Ferreira De Souza memberikan arahan kepada timnya saat melawan Persebaya Surabaya Mihailo Perovic (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Ferreira De Souza memberikan arahan kepada timnya saat melawan Persebaya Surabaya Mihailo Perovic (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Pelatih Persija, Mauricio Ferreira De Souza, mengaku sedih timnya tak bisa menjamu Persib di kandang sendiri.

Persija terpaksa harus menjamu Persib di Stadion Segiri, Samarinda, menyusul tak keluarnya izin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Laga tersebut tetap dilangsungkan pada Minggu (7/5) pukul 15:30 WIB.

"Kami tidak bisa melakukan apa pun. Tentu saja kami sedih sekali karena pertandingan harus di luar Jakarta. Padahal, sangat penting bagi kami untuk bermain di depan pendukung kami sendiri dan di lapangan yang lebih baik. Stadion GBK jauh lebih baik daripada stadion yang akan kami gunakan nanti," ujar Souza usai memimpin latihan Persija di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5).

instagram embed

"Tapi, ini sudah diputuskan. Kami tidak bisa mengontrol hal itu. Tugas kami sekarang adalah pergi ke sana dan memberikan hal yang terbaik," tegasnya.

Souza menyesalkan keputusan menggelar laga Persija vs Persib di Stadion Segiri. Menurutnya, dukungan dari Jakmania bakal memberikan poin positif bagi skuadnya.

Ia juga menyatakan Persija bakal kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah.

"Saya tidak tahu apakah ini keuntungan bagi mereka [Persib]. Tapi yang pasti, kami kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah. Seharusnya kita bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter kami, dan itu adalah poin positif bagi kita," katanya.

"Saya tidak tahu apakah Bandung merasa untung, tapi saya tahu kami tidak mendapat keuntungan apa-apa dari situasi ini," tandasnya.