Pelatih Persipura Tak Kuasa Tahan Sedih saat Konferensi Pers Usai Tim Degradasi

31 Maret 2022 19:11
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pelatih Persipura Tak Kuasa Tahan Sedih saat Konferensi Pers Usai Tim Degradasi (62657)
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Persipura, Alfredo Vera. Foto: kumparan/Alan Kusuma
ADVERTISEMENT
Angel Alfredo Vera terlihat amat terpukul usai Persipura Jayapura terdegradasi dari Liga 1 2021/22. Luapan kesedihan ini terlihat dari raut wajahnya saat konferensi pers usai laga melawan Persita di pekan terakhir, Kamis (31/3).
ADVERTISEMENT
Persipura sebenarnya bisa menang 3-0 atas Persita. Namun, mereka tetap terdegradasi karena Barito Putera mampu menahan Persib 1-1 di laga lain. Persipura finis di peringkat 16 dengan 36 poin. Barito Putera ada di urutan 15 dengan poin yang sama, tetapi unggul head to head.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Alfredo tak bisa menutupi kesedihannya. Ia ditemani pemain senior Persipura, Yustinus Pae, untuk memberikan keterangan usai laga di depan awak media.
Alfredo Vera membuka pernyataannya dengan bicara terbata-bata.
''Saya tidak bisa bicara,'' kata Alfredo Vera dengan raut wajah sedih.
Pelatih Persipura Tak Kuasa Tahan Sedih saat Konferensi Pers Usai Tim Degradasi (62658)
zoom-in-whitePerbesar
Pertandingan Liga 1 antara Persita Tangerang vs Persipura Jayapura, Kamis (31/3/2022). Foto: Instagram/@persipurapapua1963
Angel Alfredo Vera perlahan tampak semakin tertunduk di meja jumpa pers. Media Officer Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Bali, yang duduk di sisinya sampai berusaha untuk menenangkan pelatih asal Argentina itu.
Sesaat sebelum meninggalkan ruang konferensi pers, Alfredo sempat 'angkat topi' dalam arti mengungkapkan pujiannya untuk skuad Persipura saat ini. Ia bangga dengan perjuangan para pemain hingga akhir kompetisi.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
''Saya bisa bicara bahwa ini ini luar biasa,'' pungkasnya.
Lain hal dengan pelatih, Yustinus Pae tampak lebih tenang. Kendati terlihat dengan raut wajah murung, pemain asli Jayapura ini bisa meladeni pertanyaan awak media.
''Kami para pemain masih merenungkan hasil ini. Kami menang, tetapi pesaing kami juga hasilnya baik. Kami belum bisa bicara satu sama lain, kami masih tidak percaya. Tetapi, itulah pertandingan sepak bola,'' kata Yustinus.
Pelatih Persipura Tak Kuasa Tahan Sedih saat Konferensi Pers Usai Tim Degradasi (62659)
zoom-in-whitePerbesar
Persipura di Liga 1 2021/22. Foto: Situs web resmi Liga Indonesia Baru
Dalam laga tersebut, Persipura menang 3-0 atas Persita. Gol-gol kemenangan 'Mutiara Hitam' dicetak oleh Yohanes Pahabol (19'), Yevhen Bokhashvili (31'), dan Ramiro Ezequiel Fergonzi (80').
Kendati menang, Persipura tetap terdegradasi dari Liga 1. Hal itu merujuk pada hasil pertandingan Barito Putera dan PSS Sleman di waktu yang sama. Barito Putera menahan imbang Persib Bandung 1-1, PSS menang 2-0 atas Persija Jakarta.
ADVERTISEMENT
Dengan begini, Persipura finis di peringkat 16 dengan 36 poin. Barito Putera ada di urutan 15 dengan poin yang sama, tetapi unggul head to head. Sementara, PSS naik ke peringkat 13 dengan 39 poin.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020