Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Pengurus GBK soal Keluhan Indra Sjafri: 'First Come, First Serve'
15 Januari 2019 14:23 WIB
Diperbarui 15 Maret 2019 3:49 WIB

ADVERTISEMENT
Sudah dua pekan Timnas U-22 Indonesia rutin bertamu ke Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Skuat berjuluk 'Garuda Muda' ini tengah menjalani pemusatan latihan di kompleks Lapangan ABC jelang Piala AFF yang dimulai pada 17 Februari 2019.
ADVERTISEMENT
Namun, persiapan kali ini diwarnai keluhan Indra Sjafri. Sang pelatih mengatakan kondisi Lapangan ABC kurang baik. Sementara kepada kumparanBOLA, pihak Pusat Pengelola Kompleks (PPK) GBK mengonfirmasi bahwa Lapangan B memang menjalani perawatan sejak akhir tahun lalu.
Merujuk laman reservasi online GBK, maintenance Lapangan B dimulai 20 Desember 2018 dan berakhir 10 Januari 2019, ditambah perawatan rutin dua kali setiap minggunya. Untuk Lapangan A, sempat dilakukan perawatan besar pada 4-14 Desember lalu, dan akan berlanjut pada 22-29 Januari mendatang.
Akan tetapi, keluhan Indra tak berhenti di soal kondisi lapangan. Jadwal latihan pun ikut dipertanyakan oleh sang pelatih. "Paling pantas, latihan itu pukul 07:00 WIB, tapi ada orang yang menyewa, jadi kami harus menyesuaikan jadwalnya," ujar Indra ketika berbincang dengan kumparanBOLA di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (15/1/2019).
ADVERTISEMENT
"Seperti latihan di Stadion Madya, kami juga enggak bisa pakai sebelum pukul 09:00 WIB, karena paginya dipakai atletik," imbuh Indra.
Pada latihan Selasa (15/1) ini, para pemain Timnas U-22 memulai latihan pada pukul 09:30 WIB di Stadion Madya, Senayan. Biasanya, Indra lebih memilih berlatih antara pukul 06:00 WIB atau 06:30 WIB. Kali ini, kumparanBOLA kembali mengonfirmasi kepada PPK GBK selaku pengelola. Menurut Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPK GBK , Gatot Tetuko, sistem penggunaan venue di GBK memang berdasarkan siapa yang lebih dulu menyewa.
"Saat mereka mengajukan permohonan main (memakai venue, red) kami berikan, (tapi) disesuaikan juga karena lapangan-lapangan kami juga dipesan (umum). Kami prinsipnya first come first serve, siapa yang pesan duluan itu yang kami layani, adilnya 'kan seperti itu. PSSI tidak bisa menggeser orang yang sudah booking," ujar Gatot, Selasa (15/1).
ADVERTISEMENT
"Tapi, kami selalu mencari solusi. Kalau memang penuh di kompleks Lapangan ABC, kami pindahkan ke lapangan di Stadion Madya, seperti hari ini (Selasa). Soal atletik, bisa saya atur. Ada dua tempat di Madya, bisa dua-duanya memakai. Intinya GBK selalu kasih solusi untuk Tim Nasional agar menjalankan programnya," imbuhnya.

Gatot pun tidak bisa mengabulkan permintaan Timnas U-22 yang ingin berlatih pagi hari jika saat itu venue sudah dijadwalkan untuk pengguna lain. "Kalau lapangan sudah disewa orang, pelatnas harus menyesuaikan. Begitu juga ketika pelatnas sudah masukkan jadwal, orang lain tidak bisa menyewa."
"Sebetulnya ini malah mudah untuk pelatnas karena sudah punya program jangka panjang. Kalau sudah punya jadwal yang bagus, bisa mengamankan jadwalnya. Semua venue di GBK intinya first come first serve, bagaimana publik mau percaya kalau kami tidak terapkan itu?" tegas Gatot. Dia pun kembali menegaskan bahwa cabor dipastikan gratis asalkan sudah dilengkapi surat dari Kemenpora. "Betul, kami dasarnya (tahu) pelatnas atau tidak, bukan statement dari cabornya, tapi ada SK dari Kemenpora," tutur Gatot.
ADVERTISEMENT
Terakhir, Indra juga mengeluhkan soal biaya sewa yang harus dirogoh pihaknya. "Masa, sih, timnas latihan masih harus bayar? Ini 'kan tim negara, tapi latihan saja masih harus bayar. Kondisi Lapangan ABC juga sudah mulai rusak," katanya.
Meneruskan aturan Asian Games 2018, pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang olahraga (cabor) memang tidak dikenakan biaya sewa alias gratis selama menggunakan pelatnas untuk program latihan timnasnya. Namun, cabor lebih dulu harus mengirim surat agar mendapat rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Kepada wartawan awal Januari lalu, Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto, memastikan aturan tetap berlaku jelang SEA Games 2019 maupun program pelatnas lain. Pada 2 Januari itu juga, Gatot S. Dewa Broto mengatakan belum ada cabor yang mengirimkan surat.
ADVERTISEMENT

Mengapa kali ini Timnas U-22 diklaim masih harus membayar? Soal ini, kumparanBOLA masih berusaha mendapat jawaban dari Sesmenpora apakah sudah ada rekomendasi menggunakan GBK dari Kemenpora untuk PSSI. Tahun lalu, Timnas sudah pernah merasakan berlatih secara gratis di GBK .
Saat itu, PSSI lebih dulu membuat surat permohonan Nomor 696/UDN/315/II-2018 pada 22 Februari perihal rekomendasi penggunaan lapangan secara gratis untuk 10 fase latihan Timnas U-16, U-19, U-23, maupun senior mulai Februari hingga November 2018.
Kemenpora pada 22 Maret telah meminta KONI untuk menerbitkan surat rekomendasi bagi PSSI agar syarat tarif sewa Rp 0,00 pada pasal 7 ayat (1) dan (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.05/2014. Setelah terpenuhi, PSSI pun bisa leluasa berlatih tanpa dikenakan tarif dengan kisaran Rp 700.000 sampai Rp 3.800.000 untuk memakai Lapangan ABC.
ADVERTISEMENT
Saat ini, Indra membawa anak asuhnya berlatih di GBK jelang berlaga dalam Piala AFF U-22 di Kamboja pada 17 Februari-2 Maret 2019. Mereka tergabung di Grup B bersama Kamboja, Myanmar, Malaysia, dan Singapura.