Penjelasan Sergio Farias Terkait Reposisi Pemain Persija saat Melawan Geylang

24 Februari 2020 5:52 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemain Persija Jakarta Marco Simic pada peluncuran tim dan kostum Persija Jakarta untuk Liga 1 musim 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Persija Jakarta Marco Simic pada peluncuran tim dan kostum Persija Jakarta untuk Liga 1 musim 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
ADVERTISEMENT
Persija Jakarta menutup persiapan jelang Liga 1 2020 dengan menjajal kekuatan klub asal Singapura, Geylang International FC, Minggu (23/2/2020). Pada pertandingan ini, tim Ibu Kota menyudahi laga dengan kemenangan 3-1.
ADVERTISEMENT
Pelatih Persija, Sergio Farias, melakukan sejumlah rotasi dan reposisi pemain dalam laga tersebut. Pada 45 menit pertama, lini tengah Persija dihuni Evan Dimas Darmono, Marc Klok dan Tony Sucipto.
Well, dua nama yang disebutkan di awal memang beroperasi di lini tengah. Namun, bagaimana dengan Tony?
Sejak didatangkan tahun lalu dari Persib Bandung, Tony memang diplot sebagai pemain serba bisa: Bek kiri, kanan, bek tengah. Nah, pada laga teraktual, Tony bermain sebagai gelandang bertahan --posisi natural Tony yang sudah lama tidak dia perankan.
Persija Jakarta melawan Geylang International FC dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/2/2020). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
Farias mengatakan bahwa ia sengaja menempatkan Toncip, sapaan Tony, di posisi tersebut. Sebab, beberapa pemain yang menghuni di pos itu didera kelelahan usai Persija mentas di Piala Gubernur Jatim 2020 dua hari sebelum laga ini digelar.
ADVERTISEMENT
Ya, posisi itu mestinya dihuni oleh Sandi Darma Sute. Akan tetapi, pemain asal Palu ini tidak dalam kondisi terbaik sehingga membuat Farias mesti putar otak.
Lebih jauh, Farias menegaskan bahwa tak cuma Toncip. Dia juga bakal membiasakan para pemain lain untuk mengemban tugas di lebih dari satu posisi.
''Saya perlahan-lahan mencoba seluruh pemain untuk bisa bermain di posisi di mana saja. Ini sebagai antisipasi di kompetisi nanti, menjaga-jaga pemain yang cedera dan digantikan oleh pemain yang lain,'' kata Sergio Farias dalam sesi jumpa pers selepas laga di Media Centre SUGBK, Minggu (23/2) malam WIB.
Secara umum, Farias mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Tetapi, kata pelatih asal Brasil ini, laga itu bukan jadi ajang mencari kemenangan, melainkan tolak ukur kesiapan Andritany Ardhiyasa dan kolega jelang Liga 1 2020.
ADVERTISEMENT
''Saya coba menurunkan seluruh pemain di laga ini,'' ia menuturkan.