Kumparan Logo

Persib Buka Suara Usai Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Foto: NovRiz Photography/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Foto: NovRiz Photography/Shutterstock

Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung dalam pekan ke-32 Super League 2025/26 akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (15/10) pukul 15.30 WIB. PT Persib Bandung Bermartabat menghormati keputusan I.League tersebut.

Keputusan tersebut tertuang dalam Circular #55 tentang Penyesuaian Venue Kompetisi BRI Super League 2025/26 yang diterbitkan I.League pada 6 Mei 2026. Dalam circular tersebut dijelaskan bahwa pertandingan Persija Jakarta vs Persib yang semula dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium, Jakarta, dipindahkan ke Stadion Segiri.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa Persib menghargai seluruh keputusan yang telah ditetapkan operator kompetisi bersama stakeholder terkait demi kelancaran penyelenggaraan kompetisi.

“Persib menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh I.League terkait penyesuaian venue pertandingan. Kami memahami keputusan tersebut diambil melalui koordinasi bersama berbagai pihak dan mempertimbangkan kepentingan kompetisi secara menyeluruh,” ujar Adhitia dalam keterangan resmi.

Wasit Ko Hyungjin memberikan kartu merah kepada pemain Persija Jakarta Bruno Tubarao saat melawan Persib Bandung pada pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Adhitia juga menegaskan bahwa dalam proses penetapan keputusan tersebut, Persib tidak pernah melakukan intervensi apa pun terhadap operator kompetisi. Menurutnya, Persib selalu siap bertanding di stadion mana pun dan akan senantiasa menghormati seluruh regulasi yang telah ditetapkan operator kompetisi.

“Sebagai klub profesional, Persib senantiasa menghormati kewenangan operator liga dalam mengambil keputusan terkait kompetisi. Kami tidak pernah mengintervensi proses maupun keputusan yang menjadi otoritas operator liga,” tegasnya.

“Bagi Persib, pertandingan adalah bagian dari profesionalisme. Kami selalu siap bertanding di stadion mana pun dan akan selalu menghormati serta menaati seluruh regulasi maupun keputusan yang ditetapkan operator liga,” lanjutnya.

Adhitia menambahkan, fokus utama Persib saat ini adalah menjaga kesiapan tim agar dapat tampil maksimal dalam pertandingan mendatang.

Pemain Persija Jakarta Van Basty Sousa berebut bola dengan pemain Persib Bandung Uiliam Barros pada pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/1/2026). Foto: Media Persija

“Kami ingin memastikan seluruh persiapan tim berjalan dengan baik agar Persib dapat tampil optimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh bobotoh untuk terus memberikan dukungan positif kepada tim dengan tetap menjaga ketertiban dan suasana sepak bola yang kondusif. Selain itu, ia berharap pertandingan Persija kontra Persib dapat berlangsung aman, lancar, dan menjadi momentum positif bagi sepak bola Indonesia.

“Kami percaya bobotoh selalu mampu menunjukkan dukungan yang dewasa, positif, dan penuh kecintaan terhadap klub. Dukungan tersebut tentunya menjadi energi penting bagi tim dalam menjalani setiap pertandingan,” ujarnya.

“Rivalitas dalam sepak bola merupakan bagian dari dinamika kompetisi. Namun yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga semangat sportivitas, rasa saling menghormati, dan menjadikan sepak bola sebagai ruang pemersatu,” tutup Adhitia.