Persija Buka Suara Usai Dihukum FIFA: Kami Akan Selesaikan Kewajiban

3 April 2024 9:30 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
 Selebrasi pemain Persija Jakarta usai Marko Simic mencetak gol ke gawang Persik Kediri dalam pertandingan Liga 1 2023/24 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (16/3). Foto: Dok. Media Persija
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Persija Jakarta usai Marko Simic mencetak gol ke gawang Persik Kediri dalam pertandingan Liga 1 2023/24 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (16/3). Foto: Dok. Media Persija
ADVERTISEMENT
Persija Jakarta buka suara usai mendapat hukuman dari FIFA. Pihak manajemen Persija mengaku akan membereskan semua persoalan dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, FIFA menyatakan resmi menghukum lima klub Indonesia, yakni Persija, Persiraja Banda Aceh, Persikab Kabupaten Bandung, Sada Sumut, dan Persiwa. Klub-klub tersebut mendapatkan hukuman tak bisa mendaftarkan pemain.
Persija misalnya, tak boleh melakukan aktivitas transfer selama tiga periode. Hal tersebut sama dengan Persiraja, Persikab dan Sada Sumut. Kini, kubu 'Macan Kemayoran' buka suara.
Direktur Utama Persija, Ambono Janurianto, menjamin ancaman sanksi Registration Bans tak akan dialami timnya. Ancaman sanksi itu muncul karena adanya kewajiban Persija yang belum diselesaikan saat mendatangkan pemain baru di awal musim ini. Jadi, Persija akan berkoordinasi dengan klub asal pemain tersebut.
Pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Sijalak Harupat Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
“Kami akan menyelesaikan kewajiban dengan klub terkait dalam waktu dekat sebelum bursa transfer baru dibuka,” katanya di situs web resmi Persija.
ADVERTISEMENT
Ambono menambahkan bahwa larangan tersebut diharapkan segera dapat dicabut setelah ada kesepakatan dengan klub tersebut dan seluruh kewajiban diselesaikan. Sebab jika tidak, Persija tak boleh melakukan aktivitas transfer per 26 Januari 2024.