kumparan
18 Sep 2019 16:08 WIB

Persija Tegaskan Posisi Banuelos Masih Belum Aman

Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kanan) saat menghadapi PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Di bawah racikan Julio Banuelos, Persija Jakarta baru memenangi tiga pertandingan dari 11 laga. Sementara lima di antaranya berujung seri dan tiga lainnya berujung kekalahan.
ADVERTISEMENT
Atas hasil tersebut, manajemen Persija menurunkan ultimatum. Jika Persija gagal menuntaskan tiap laga dengan kemenangan, maka pintu keluar setiap saat terbuka bagi Banuelos.
Saat menghadapi PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019), Banuelos sukses mengantar Persija meraih tiga poin. Akan tetapi, bukan berarti ultimatum selesai begitu saja, sebab saat menghadapi Bali United pada Kamis (19/9) mendatang, Banuelos juga diminta untuk menuntaskannya dengan tripoin.
"Menghadapi PSIS itu 'kan ujian pertama dan sudah selesai. Nah, ujian berikutnya, ya, lawan Bali United dan kalau melihat hasil pertandingan dan perubahan posisi kemarin 'kan boleh disebut keluar dari kesulitan yang ada," ujar CEO Persija, Ferry Paulus, ketika ditemui di Kantor Persija, di Perkantoran Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).
ADVERTISEMENT
"Mudah-mudahan kemenangan kemarinbisa jadi modal yang baik untuk bertahan. Tapi kalau belum stabil juga penampilan tim tentu harus dievaluasi karena kesepakatannya, ya, seperti itu."
"Persija sejatinya tak mau berandai-andai. Seperti ada bom waktu juga, memberikan ultimatum, enggak begitu. Tentunya ada ujian kedua dengan pemain lebih lengkap, apakah bisa stabil enggak penampilan tim," ucap Ferry.
Pelatih Persija Julio Banuelos saat Konferensi pers di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Senin (5/8). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Jelang menghadapi Bali United, Persija mendaratkan dua rekrutan anyar di detik-detik penutupan jendela transfer tengah musim. Setelah mendatangkan Alexander Luiz Reame alias Xandao dan Fachrudin Wahyudi Aryanto yang berposisi sebagai bek dan Joan Tomas Campasol sebagai gelandang, Persija juga mendatangkan serta Rachmat Hidayat dan Syaffarizal Agri.
Dengan masuknya pemain-pemain anyar tersebut, manajemen berharap ada perubahan agar bisa mendongkrak performa Persija. Tak dimungkiri juga, Ferry beserta manajemen berharap Persija bisa masuk ke papan atas.
ADVERTISEMENT
"Kami berharap ada di tangga 5 hingga 7 di klasemen nantinya. Enggak muluk-muluk juga karena kami sudah banyak kehilangan poin di putaran satu. Oleh karena itu kami akan pantau tiap-tiap pertandingan ke depannya," kata Ferry.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan