Kumparan Logo

Persipura Dihukum Tanpa Penonton Kandang Semusim & Rp 240 Juta Imbas Rusuh

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi mengevakuasi wasit akibat terjadi kericuhan seusai pertandingan babak play-off Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 antara Persipura Jayapura lawan Adhyaksa FC Banten di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). Foto: Gusti Tanati/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Polisi mengevakuasi wasit akibat terjadi kericuhan seusai pertandingan babak play-off Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 antara Persipura Jayapura lawan Adhyaksa FC Banten di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). Foto: Gusti Tanati/ANTARA FOTO

Rusuh suporter terjadi usai Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa Banten dalam playoff promosi Championship 2025/26 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5). Kini, tim 'Mutiara Hitam' dijatuhi hukuman oleh Komdis PSSI.

Komdis PSSI menghukum Persipura karena kegagalan menjaga keamanan dan tingkah laku penonton usai pertandingan tersebut. Mereka memberikan denda total Rp 240 juta.

Tidak hanya itu. Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi berupa larangan satu musim menyelenggarakan laga kandang tanpa penonton kepada Persipura.

Kondisi usai kericuhan setelah pertandingan persipura vs Adhyaksa. Foto: Dok. kumparan

Dari video yang beredar luas, para oknum suporter melakukan perusakan pada sejumlah fasilitas. Ada sejumlah orang yang terdampak imbas kericuhan tersebut.

"Ada beberapa penonton yang panik dan pingsan. Juga beberapa personel Polri yang terkena lemparan batu dari massa," ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito.

Cahyo menyebut, kericuhan terjadi akibat suporter yang kecewa dengan kekalahan Persipura. Mereka menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana pembakaran, perusakan, hingga pengeroyokan.