Kumparan Logo

Piala Indonesia: Spanduk Boleh Dibawa Masuk, tapi dengan Catatan

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Maskot PSM Makasar di dalam Stadion Andi Mattalatta. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Maskot PSM Makasar di dalam Stadion Andi Mattalatta. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Salah satu poin rekomendasi PSSI untuk panitia pelaksana (panpel) PSM Makassar adalah melarang spanduk masuk stadion. Hal ini kemudian sempat menjadi pertanyaan di antara suporter tim tuan rumah lantaran spanduk merupakan salah satu cara untuk menyampaikan dukungan.

Lantas, panpel bersama pihak kepolisian setempat mengambil jalan tengah. Spanduk tetap diperbolehkan masuk, tetapi hanya yang berisikan dukungan kepada PSM.

Di luar itu, terutama yang mengandung SARA, pihak keamanan tak akan memberi izin. Begitu pula dengan tongkat kayu, besi, yang biasanya kerap dijadikan sebagai penyangga.

kumparan post embed

"Mengenai bendera, itu akan kami seleksi. Kemudian kami akan melihat, kalau itu cuman bendera yang tujuannya menyemangati PSM, akan diizinkan," ucap Sauleng Rauf, Wakil Ketua Panpel PSM, kepada kumparanBOLA.

"Tapi kalau berbau SARA, itu kami pasti tahan. Kemudian juga tongkat-tongkat kayu, tongkat besi, itu sudah pasti tidak kami izinkan untuk masuk," ucapnya.

Lebih lanjut, pihak panpel mengimbau agar para suporter bisa menyetorkan spanduk serta benda-benda serupa pada sehari sebelum laga. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan penonton di pintu masuk saat pertandingan berlangsung.

Apalagi, proses sterilisasi di pintu masuk tersebut memang terhitung ketat, sebagaimana yang terlihat pada Minggu (28/7) lalu. Saat itu, hal ini membuat proses antrian tersendat dalam waktu yang cukup lama.