Piala Presiden Direncanakan Pakai Wasit Asing demi Hindari Pengaturan Skor
·waktu baca 2 menit

Piala Presiden 2025 berencana untuk menggunakan jasa wasit asing. Ketua Steering Commitee Piala Presiden, Maruarar Sirait, tegaskan hal ini dilakukan demi menghindari kecurigaan soal adanya pengaturan skor.
Piala Presiden dijadwalkan bakal mulai bergulir pada 6 Juli. Ada enam tim yang akan bertanding, yakni, Persib, Dewa United, Arema, Indonesia All Star, Oxford United, dan Port FC.
Maruarar Sirait tegas menginginkan Piala Presiden untuk berjalan dengan adil di seluruh pertandingan. Ia mengusulkan PSSI untuk gunakan jasa wasing asing di ajang turnamen pramusim itu demi menghindari isu-isu kecurangan, terutama soal pengaturan skor.
"Bagaimana [Piala Presiden] bisa fair play. Pak Erick Thohir, saya usulkan kalau perlu wasitnya dari wasit asing yang kredibel. Kalau nanti budgetnya kurang untuk itu, nanti akan saya carikan dananya," ujar Maruarar Sirait dalam sesi konferensi pers Piala Presiden di Jakarta, Jumat (13/6).
"Yang penting, saya gak mau dengar ada isu soal reputasi wasit atau pengaturan skor yang selama [Piala Presiden] ini kita jaga dengan tegas. Nanti saya akan juga minta ada yang mengawasi penuh supaya benar-benar pertandingan berjalan fair play," tambahnya.
Adapun laga pembuka Piala Presiden direncanakan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Lalu turnamen itu akan pindah venue ke Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
