Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Polisi Benarkan Ricuh Suporter Usai Persija vs Persib: Korban Langsung Diamankan
3 September 2023 0:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Hasil imbang melawan Persib Bandung tersebut, membuat suporter Persija Jakarta meluapkan kekecewaan terhadap pemain di dalam Stadion.
Luapan kekecewaan itupun ditunjukkan The Jakmania, dengan meneriaki pemain Persija Jakarta saat akan masuk ke ruang ganti usai imbang melawan Persib Bandung.
Usai pertandingan selesai dan penonton meninggalkan tribun, aksi kericuhan juga sempat terjadi di area luar Stadion Patriot Candrabhaga.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani menyatakan, perlu adanya evaluasi lebih lanjut atas kericuhan yang terjadi pertandingan sore hari ini.
"Artinya kita evaluasi pada saat nanti rakor lagi, baik penyelenggara Persib, atau Persija akan kita tekankan, setiap korlap mereka harus bertanggung jawab," ungkap Kombes Pol Dani Hamdani usai pertandingan kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
Adanya kericuhan dan ditemukannya suporter lawan datang ke laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung, jadi catatan kepolisian dalam laga ke depannya.
"Jadi catatan buat kita, artinya kalau sudah kita tekankan, bahwa untuk tamu tidak datang tapi masih ada yang datang sekitar 5 orang," jelasnya.
Hingga kini belum diketahui, total korban dalam kericuhan usai pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung malam hari ini.
Namun Kombes Pol Dani Hamdani memastikan, korban saat ini sudah diamankan dan langsung di evakuasi untuk mendapat perawatan.
"Korban langsung diamankan dan langsung dibawa ambulans, jumlah pasnya saya enggak tahu," ucapnya.
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%