Profil Anderson Salles: Raja Free Kick Milik Bhayangkara FC
ยทwaktu baca 2 menit

Free kick indah Anderson Salles warnai kemenangan 1-0 Bhayangkara FC atas Persebaya di Liga 1 2021/22, Jumat (24/9) malam WIB. Gol itu ia cetak di menit 65 usai bola tendangannya melewati pagar hidup 'Bajul Ijo'.
Pemain asal Brasil itu sebenarnya sempat hengkang dari The Guardian pada 2019 lalu. Namun, musim 2021/22 ini menandai kembalinya Anderson Salles sekaligus membuka keran gol miliknya yang terkenal sebagai raja free kick Bhayangkara FC.
Lantas, seperti apa kiprah dari pemain berkepala plontos itu?
Anderson Aparecido Salles merupakan pemain kelahiran 16 Februari 1988 di sebuah kota bernama Aracariguama yang terletak di negara bagian Sao Paulo, Brasil.
Sejak muda, ia mengawali kariernya bersama klub kenamaan Brasil, Santos pada 2005 sebelum promosi ke tim utama tiga tahun setelahnya. Mengutip data Transfermarkt, ia tercatat merumput sebanyak 4 kali bersama tim utama Santos karena sering dipinjamkan ke CA Juventus.
Sampai akhirnya ia dilepas secara permanen ke klub Brasil lainnya, Bragantino, pada 2009. Namun, tak lama berselang, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu harus merasakan pahitnya menganggur selama setahun.
Ia kemudian direkrut oleh Ituano pada 2010. Hanya saja, kariernya terus berpindah dari satu klub ke klub gurem Brasil lainnya, seperti Barueri, Vasco da Gama, Goias EC, Santa Cruz, Novorizontino, hingga Sao Bento.
Setelah itu, barulah ia merapat ke Bhayangkara FC pada Februari 2019 yang merupakan klub pertamanya di Asia Tenggara. Periode pertamanya di Indonesia dikemas dalam 41 laga lintas ajang dan torehan 13 gol serta 3 assist.
Mengutip unggahan dari akun Twitter Liga 1, setidaknya ada 5 gol free kick yang mampu dilesakkan Anderson Salles di periode pertamanya bersama Bhayangkara FC. Gol-gol itu dicetak ke gawang Persela, Persija, Kalteng Putra, Semen Padang, dan PSIS.
Namun, kebersamaan pemain berkepala plontos itu dengan Bhayangkara FC harus usai di akhir musim 2019. Ia pun pulang kampung, merumput bersama Ferroviaria dan Parana sebelum kembali ke pelukan The Guardian di bawah asuhan Paul Munster.
Ia kini telah mencatat dua kali pertandingan dan mencetak satu gol untuk Bhayangkara FC. Bisakah Anderson Salles menambah keran golnya melalui free kick indah lainnya? Patut dinantikan.
