Profil M Riyandi, Juru Selamat Barito Putera Kala Tekuk Arema di Piala Menpora

Barito Putera berhasil meraih tiga poin perdana mereka di gelaran Piala Menpora 2021. Tim berjuluk 'Laskar Antasari' itu menang dramatis 2-1 atas Arema FC di pekan kedua Grup A.
Kemenangan Barito tak lepas dari performa gemilang penjaga gawang mereka, Muhammad Riyandi. Ya, selain sukses menahan gempuran para pemain Arema sepanjang 90 menit, Riyandi juga berhasil menahan sepakan penalti Bruno Smith di masa injury time.
Alhasil, skor 2-1 untuk Barito tetap bertahan hingga wasit meniup peluit akhir.
Riyandi sendiri adalah penjaga gawang muda yang baru berusia 21 tahun. Lahir di Kota Bogor pada 3 Januari tahun 2000, Riyandi merupakan produk asli binaan Barito Putera.
Riyandi diketahui sudah lebih dulu bermain bersama tim muda Barito Putera. Barulah, di tahun 2016, Riyandi mendapatkan kesempatan naik kelas ke tim utama Barito Putera.
Kendati begitu, di awal-awal kedatangannya, Riyandi masih kesulitan menembus skuat utama Barito. Ia hanya bermain untuk enam pertandingan Barito di Liga 1 musim 2018.
Semusim setelahnya, Riyandi mulai mendapatkan menit bermain yang lebih. Ia dipercaya turun di sembilan laga Liga 1 2019.
Asa kembali hadir di musim 2020, Riyandi turun sebagai starter di dua laga awal Liga 1 2020. Sayang, kompetisi Liga 1 harus terhenti karena virus corona.
Riyandi sebenarnya sempat tidak diturunkan Barito di pekan pertama Piala Menpora. Saat itu, Barito bertemu PSIS Semarang dalam laga yang berkesudahan sama kuat 3-3.
Ia baru dipercaya mentas di laga kedua kontra Arema. Kesempatan itu tak ia sia-siakan dengan bermain apik sepanjang laga plus menahan penalti Arema beberapa saat sebelum laga bubar.
Adapun, menyoal kiprahnya level Timnas, Riyandi adalah kiper langganan beberapa kelompok usia Timnas Indonesia. Ia tercatat pernah bermain bersama skuat 'Garuda Muda' U-19 dan U-23.
Lantas, mampukah Muhammad Riyandi kian unjuk gigi bersama Barito Putera? Menarik dinantikan?
---
