Profil Mouctar Diakhaby, Bek Valencia Korban Rasialisme

5 April 2021 9:14
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bek Valencia asal Prancis, Mouctar Diakhaby. Foto: MIGUEL RIOPA / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Bek Valencia asal Prancis, Mouctar Diakhaby. Foto: MIGUEL RIOPA / AFP
ADVERTISEMENT
Bek Valencia, Mouctar Diakhaby, mendapat perlakukan rasialisme oleh salah satu penggawa Cadiz. Insiden ini terjadi saat kedua pemain ini terlibat cekcok di pertandingan La Liga pekan 29, Minggu (4/4).
ADVERTISEMENT
Diakhaby menyatakan bahwa dia mendapat hinaan berbau ras. Seketika, pemain 24 tahun ini naik pitam dan menyerang sang lawan.
Wasit yang melihat insiden ini menganggap Diakhaby melakukan pelanggaran. Pemain berpaspor Prancis ini dihukum dengan mendapat kartu kuning.
Pertandingan Liga Spanyol antara Cadiz vs Valencia. Foto: Twitter/@Valencia cf
zoom-in-whitePerbesar
Pertandingan Liga Spanyol antara Cadiz vs Valencia. Foto: Twitter/@Valencia cf
Tapi, dia bersikap. Diakhaby segera meninggalkan lapangan dan menolak melanjutkan pertandingan.
Nama Diakhaby mencuat. Dia mendapat dukungan karena tindakannya dianggap benar untuk melawan rasisme dalam sepak bola.

Profil Mouctar Diakhaby, Bek Valencia Korban Rasialisme

Diakhaby lahir di Vendome, Prancis, pada 19 Desember 1996. Ia memulai karier sepak bolanya pada usia delapan tahun di USSA Vertou.
Cukup lama Diakhaby menimba ilmu sepak bola di Vertou. Tercatat, sejak usia 8 tahun hingga 16 tahun dia membela klub yang kini berkompetisi di tingkat nasional Prancis tersebut.
ADVERTISEMENT
Menginjak usia 17 tahun, Diakhaby pindah ke akademi Lyon. Di sana, ia menghabiskan waktu selama lima tahun dan menjadi titik awal karier sepak bolanya.
Hanya satu tahun di akademi, Diakhaby dipercaya masuk ke skuat utama Lyon B. Diakhaby dipercaya turun sebanyak 55 pertandingan dan mencetak 11 gol selama 4 musim membela tim kedua Lyon itu.
Berkat penampilan gemilangnya, Diakhaby naik kelas ke tim senior. Selama dua musim, dia mencatatkan 55 pertandingan dengan mencetak tujuh gol di seluruh lintas ajang.
Bek Valencia asal Prancis, Mouctar Diakhaby (kiri). Foto: JOSE JORDAN / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Bek Valencia asal Prancis, Mouctar Diakhaby (kiri). Foto: JOSE JORDAN / AFP
Memasuki musim 2018, Valencia memboyongnya dari Lyon. Catatan penampilan dan konversi gol diyakini jadi alasan perekrutan pemain dengan tinggi 192 sentimeter ini.
Di Mestala, markas Valencia, Diakhaby bisa dibilang jadi pilihan utama. Dia tak hanya mentas di La Liga tapi juga turut andil bermain di kompetisi lainnya.
ADVERTISEMENT
Tercatat, selama tiga musim membela Los Che, Diakhaby sudah menorehkan 86 pertandingan dan mencetak 4 gol. Selama itu pula, ia pernah menjadi juara Copa de Rey pada musim 2018/19.
Bek Valencia asal Prancis, Mouctar Diakhaby. Foto: Glyn KIRK / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Bek Valencia asal Prancis, Mouctar Diakhaby. Foto: Glyn KIRK / AFP
Karier apik Diakhaby di klub juga berkesinambungan dengan karier di Timnas Prancis. Tercatat, dia telah menjadi bagian skuat Les Bleus sejak usia 14 tahun hingga saat ini. Bersama Prancis, dia sudah mentas sebanyak 26 pertandingan dan mencetak 2 gol.
---
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020