Kumparan Logo

Profil Simon Tahamata: Rekrutan Anyar PSSI Berdarah Maluku

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Simon Tahamata, Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) sepak bola nasional. Foto: Dok. Ajax Amsterdam
zoom-in-whitePerbesar
Simon Tahamata, Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) sepak bola nasional. Foto: Dok. Ajax Amsterdam

PSSI merekrut Simon Tahamata sebagai Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) sepak bola nasional. Hal ini resmi diumumkan pada Kamis (22/5) kemarin.

“Kami sangat antusias menyambut Simon Tahamata dalam keluarga besar PSSI. Pengalaman dan keahliannya dalam pengembangan pemain muda akan menjadi aset berharga dalam perjalanan kami menuju panggung dunia,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam pernyataan resmi.

Nantinya, Simon Tahamata akan bekerja sama dengan Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, Nova Arianto dan staf pelatih lainnya untuk mengembangkan potensi sepak bola Indonesia.

"Pertama, terima kasih atas semua pesan yang baik yang saya terima. Saya menantikan bekerja bersama coach Patrick Kluivert dan staf teknis lainnya di Indonesia,” kata Simon Tahamata.

Profil Simon Tahamata: Rekrutan Anyar PSSI Berdarah Maluku

Momen perpisahan Simon Tahamata dengan Ajax Amsterdam pada 2024. Foto: Instagram/ @afcajax

Simon Tahamata adalah pria asal Belanda yang memiliki garis keturunan Maluku. Ia lahir di Vught, Belanda, pada 26 Mei 1956.

Sebelum memasuki dunia kepelatihan, Simon Tahatama merupakan pemain profesional. Ia pernah memperkuat Timnas Belanda pada 1979 hingga 1986. Total, Simon bermain 22 pertandingan di Timnas Belanda sepanjang kariernya.

Di level klub, Simon pernah memperkuat Ajax Amsterdam, Standar Liege, Feyenooord, Beerschot, dan Germinal Ekeren. Ia menjalani kariernya sebagai pesepak bola profesional pada 1976 hingga 1996.

Simon melanjutkan kariernya sebagai pelatih usia muda tim-tim Ajax Amsterdam, Standar Liege, Beerschot, hingga Al Ahli. Ia juga memiliki akademi sepak bola bersama Simon Tahamata Soccer Academy.

Pada 2024 lalu, Simon memutuskan untuk meninggalkan Ajax Amsterdam sebagai pelatih akademi. Dalam momen perpisahannya, ia mendapatkan sambutan hangat dari suporter Ajax.