Profil Thomas Doll, Pelatih Anyar Persija yang Pernah Tangani Borussia Dortmund
·waktu baca 2 menit

Persija Jakarta resmi menunjuk Thomas Doll sebagai pelatih anyar untuk mengarungi Liga 1 musim depan. Kepastian itu diumumkan melalui ofisial Instagram ‘Macan Kemayoran’.
“OFFICIALLY SIGNED. Persija Jakarta resmi menunjuk Thomas Doll sebagai nakhoda baru Macan Kemayoran,” tulis ofisial Instagram Persija pada Sabtu (23/4).
Nantinya, Doll tak hanya berperan sebagai pelatih. Ia juga akan menjabat sebagai manajer dengan durasi kontrak selama tiga musim ke depan. Doll bertekad membawa Persija ke level yang lebih tinggi.
“Saya merasa terhormat bisa bergabung dengan salah satu tim besar di Indonesia. Tentu saya sangat berhasrat bisa membawa Persija ke level yang lebih tinggi. Saya sudah tak sabar untuk memimpin latihan di Jakarta,” ujar Doll dalam rilis resmi Persija pada Sabtu (23/4).
Berangkat dari hal tersebut, kali ini kami akan menyajikan profil dan rekam jejak Thomas Doll di dunia si kulit bundar. Simak ulasan berikut ini.
Thomas Doll merupakan pelatih asal Jerman. Sebelum mengarsiteki sebuah tim, pria kelahiran 9 April 1966 ini lebih dulu meniti karier sebagai pesepak bola.
Menurut laman Transfermarkt, debut profesionalnya sebagai pemain terjadi pada musim 1983/84 ketika membela Hansa Rostock. Singkatnya, di tahun 2001 ia gantung sepatu dengan Hamburg SV sebagai klub terakhirnya.
Selain Hansa Rostock dan Hamburg, Doll pernah memperkuat Eintracht Frankfurt serta dua klub asal Italia, yakni Lazio dan Bari. Menyoal penampilannya di level timnas, Doll tercatat 18 kali membela Timnas Jerman (semasa Jerman sudah bersatu).
Untuk kiprahnya sebagai juru taktik, Doll memulai di tahun 2001 selepas pensiun sebagai pemain. Ia mendapat amanah menjadi pelatih tim U-19 Hamburg. Lalu, kariernya melesat dan akhirnya pada Oktober 2004 ia didapuk sebagai pelatih tim utama Hamburg.
Bersama Hamburg, Doll bertahan selama hampir tiga tahun. Ia kemudian dipinang oleh Borussia Dortmund pada Maret 2007. Sayang, kiprahnya bersama Die Borussen tak berjalan panjang, ia hanya bertahan hingga Mei 2008.
Selama membesut Dortmund, Doll mencatatkan 49 pertandingan dengan 20 koleksi kemenangan, 18 kekalahan, dan sisanya berakhir imbang.
Perihal prestasi semasa menjadi pelatih, Doll meraihnya saat menangani klub asal Hongaria, Ferencvaros (2013-2018). Tercatat, tiga gelar Hungarian Cup Winner, dua trofi Hungarian Champion, dan sekali kampiun Hungarian League Cup jadi torehan yang berhasil dipersembahkan Doll.
Sebelum ditunjuk untuk menangani Persija, Doll terakhir kali melatih pada 2019. Adalah klub Siprus, Apoel Nicosia, yang menjadi klub terakhirnya sebelum berlabuh ke ‘Macan Kemayoran’.
