news-card-video
30 Ramadhan 1446 HMinggu, 30 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

PSSI Akan Tentukan Nasib Indra Sjafri Besok

22 Februari 2025 18:51 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Umum PSSI Erick Thohir berbincang dengan Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri (kiri) saat meninjau seleksi calon pemain Timnas sepak bola U-17 di Arena Atletik, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (14/7/2023). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PSSI Erick Thohir berbincang dengan Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri (kiri) saat meninjau seleksi calon pemain Timnas sepak bola U-17 di Arena Atletik, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (14/7/2023). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
PSSI akan menentukan nasib Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, pada Minggu (23/2) esok. Hal ini dikonfirmasi oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
ADVERTISEMENT
Saat ini, jajaran pengurus PSSI dalam tahap berdiskusi untuk menentukan terkait Indra Sjafri di Timnas U-20. Rencananya, besok sudah ada keputusan apakah Indra Sjafri dipertahankan atau tidak.
Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri (ketiga kiri) memberikan arahan kepada sepak anak asuhnya pada sesi latihan resmi di Lapangan THOR, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/1/2025). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO
Nasib Indra Sjafri menjadi pertanyaan usai ia gagal di Piala Asia U-20. Timnas Indonesia U-20 asuhannya terhenti di fase grup, usai menelan dua kekalahan dan sekali hasil imbang. PSSI memberikan target ke semifinal, agar mendapatkan tiket otomatis lolos ke Piala Dunia U-20.
"Saya sangat berterima kasih kepada PSSI yang men-support semua road map saya, program latihan saya, saya mohon maaf juga ke PSSI belum bisa memenuhi target lolos Piala Dunia," kata Indra Sjafri, Rabu (19/2) lalu.
"Mengenai hal-hal yang misalnya apakah saya harus dievaluasi, harus diganti, dan sebagainya, saya menyerahkan sepenuhnya ke PSSI. Jangankan diganti, ini tugas negara, apa pun risiko kegagalan ini, saya secara kesatria bertanggung jawab. Apa pun, tidak hanya ganti pelatih, [lebih] berat dari itu, karena ini tugas negara saya siap untuk itu," tandasnya.
ADVERTISEMENT