Kumparan Logo

PSSI Butuh Dana Rp 500-800 M per Tahun untuk Biayai Timnas Indonesia

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Indonesia berfoto sebelum bermain melawan Timnas Filipina pada pertandingan lanjutan Grup F ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Indonesia berfoto sebelum bermain melawan Timnas Filipina pada pertandingan lanjutan Grup F ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan, untuk pembiayaan Timnas Indonesia tiap tahunnya federasi membutuhkan dana hingga ratusan miliar rupiah. Hal ini demi memenuhi segala kebutuhan dan mensukseskan rencana berjangka yang telah disiapkan untuk skuad 'Garuda'.

Erick mengatakan, PSSI membutuhkan suntikan dana sekitar Rp 500 hingga 800 miliar demi memenuhi kebutuhan Timnas Indonesia dalam berbagai aspek. Tak hanya itu, dana ini juga akan digunakan untuk melancarkan rencana berjangka yang dipersiapkan untuk Thom Haye cs ke depannya.

"Memang tadi kita memerlukan dana, saya pernah sampaikan kalau kita mau cukup disegani dan persiapannya juga jangka panjang, kita [Timnas Indonesia] butuh dana 500-800 miliar per tahun," ujar Erick di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (23/8).

Menteri BUMN Erick Thohir saat ditemui di acara PT Pos Indonesia (Persero) dan TikTok Indonesia, Rabu (10/7/2024). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Erick menyebut bahwa nominal ini hanya terkhusus untuk perkembangan Timnas Indonesia saja, bukan termasuk kebutuhan Liga 1. Sampai dengan saat ini, PSSI masih mencari cara untuk mengumpulkan dana-dana tersebut.

"[Nominal Rp 500-800 miliar] ini di luar liga dan lain-lain, ini masih berfokus ke Timnas Indonesia. Makanya kita coba cari dana lah," tambahnya.

Adapun Timnas Indonesia dijadwalkan segera melakoni Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebelumnya Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengungkap biaya akomodasi di ajang tersebut akan merogoh kocek cukup besar.