Kumparan Logo

PSSI Ingin Tentukan Pelatih Timnas di Waktu yang Tenang

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, saat menghadiri playoff Media Cup 2025 di Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2025). Foto: Soni Insan Bagus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, saat menghadiri playoff Media Cup 2025 di Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2025). Foto: Soni Insan Bagus/kumparan

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa saat ini belum ada perkembangan terbaru terkait penunjukan pelatih untuk Timnas Indonesia. Ia mengatakan bahwa PSSI membutuhkan waktu tenang untuk memilih pelatih dan menargetkan sosok pelatih pengganti sudah ditetapkan sebelum agenda FIFA Match Day (FMD) Maret 2026.

Indonesia tersingkir dari Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1). Dampak kegagalan itu, PSSI memutus kontrak dengan pelatih Patrick Kluivert beserta staf kepelatihannya yang terdiri dari Alex Pastoor, Denny Landzaat, hingga Gerald Vanenburg.

Hingga saat ini, Timnas Indonesia masih berstatus tanpa pelatih kepala. Arya Sinulingga menegaskan bahwa hingga kini belum ada agenda rapat terkait penentuan pelatih baru Timnas Indonesia, termasuk membahas nama-nama yang beredar di media. Ia juga mengungkapkan kemungkinan besar pelatih baru akan diumumkan pada FIFA Matchday Maret 2026.

“Belum. Sampai hari ini saya belum dapat dari kesekjenan mengenai hal itu, jadi belum bisa memberikan informasi,” ujar Arya Sinulingga di Cibis, Jakarta, Selasa (28/10).

"FMD berikutnya kan Maret. Karena kalau sekarang kan sudah FMD-nya (bulan November) dipakai oleh tim U-22 SEA Games. Berarti kebutuhan kita nanti di Maret. Kita cari dulu," tuturnya.

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks dan Thom Haye sedih usai kalah dari Timnas Irak pada pertandingan Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (11/10/2025). Foto: Stringer/REUTERS

Arya mengungkapkan, PSSI tengah menunggu momentum yang tepat untuk memilih pelatih baru. Hal tersebut karena kondisi sepak bola Indonesia yang masih panas usai kegagalan melaju ke Piala Dunia 2026.

“Pak Ketum kemarin, ada problem di satu, kita harus memperbaiki dulu citra kita di luar karena banyak yang bully terhadap mantan-mantan pelatih, maka kita tunggu. Jadi memilihnya pada saat lagi tenang, jadi ada waktu untuk memilih,” tegasnya.