Kumparan Logo

PSSI Jelaskan Alasan Timnas U-17 Cuma Bawa 4 Pemain Diaspora ke Piala Dunia

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Timnas U-17 Indonesia jelang lawan Pantai Gading dalam turnamen uji coba Dubai Youth Challenge di Uni Emirat Arab pada Selasa (28/10) dini hari WIB. Foto: Federation Ivoirienne de Football
zoom-in-whitePerbesar
Timnas U-17 Indonesia jelang lawan Pantai Gading dalam turnamen uji coba Dubai Youth Challenge di Uni Emirat Arab pada Selasa (28/10) dini hari WIB. Foto: Federation Ivoirienne de Football

Timnas U-17 Indonesia sudah umumkan 21 nama pemain yang dibawa ke Piala Dunia. Dari 21 pemain itu, hanya empat pemain keturunan yang masuk skuad arahan Nova Arianto.

Keempat pemain itu adalah Mat Baker (Melbourne City FC), Eizar Tanjung (Sydney FC), Lucas Lee (Ballistic United SC), dan Mike Rajasa (FC Utrecht). Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan alasan cuma empat pemain keturunan yang dibawa ke Piala Dunia U-17.

“Agak beda dengan senior, atau di Timnas U-23, atau Timnas U-20. Kenapa? Karena di U17 itu masih susah kita untuk melakukan naturalisasi, kan nggak bisa naturalisasi. Karena U-17 itu mereka, kalaupun dia harus berdarah Indonesia, dia harus orang tuanya punya paspor salah satunya Indonesia. Nah ini yang susah,” ucap Arya kepada wartawan.

“Kalau yang ini nggak bisa proses naturalisasi. Harus nunggu nanti, baru boleh. Ada kemarin dari berdarah Amerika, orang tuanya dua-dua Amerika, tapi tinggal di Indonesia. Tapi kan proses dia di Indonesia kan butuh waktu lagi, proses lagi, jadi agak lain gitu. Jadi memang yang kita dapatkan tuh rata-rata orang tuanya pasti punya paspor Indonesia salah satunya,” tambahnya.

Timnas U-17 di Piala Asia. Foto: PSSI

Timnas U-17 tergabung di Grup H bersama dengan Brasil, Honduras, dan Zambia. Mereka telah melewati serangkaian pemusatan latihan, termasuk mengikuti turnamen Piala Kemerdekaan 2025 di Sumatera Utara dan Dubai.

Pada laga pertama Piala Dunia U-17, Indonesia akan menghadapi Zambia pada 4 November. Kemudian mereka akan menghadapi Brasil (7 November) dan laga terakhir fase grup melawan Honduras (10 November).