PSSI Juga Bidik Ruud Gullit sebagai Pelatih Timnas Indonesia

4 Desember 2019 12:01 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ruud Gullit pada acara drawing Euro 2020. Foto: Fabrice Coffrini/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ruud Gullit pada acara drawing Euro 2020. Foto: Fabrice Coffrini/AFP
ADVERTISEMENT
Sejauh ini, PSSI sudah membeberkan dua kandidat pelatih untuk Timnas Indonesia, Luis Milla dan Shin Tae-yong. Namun, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, menyebut bahwa ada opsi ketiga andai keduanya batal: Ruud Gullit.
ADVERTISEMENT
Gullit sudah lama tidak menangani tim. Terakhir, ia tercatat menjabab sebagai asisten manajer Timnas Belanda pada 2018. Sementara, tim terakhir yang ia tangani sebagai pelatih kepala adalah Terek Grozny --klub profesional asal Rusia-- pada 2011.
Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Gullit belum pernah menangani sebuah tim nasional. Kariernya banyak dihabiskan untuk kesebelasan-kesebelasan seperti Chelsea, Newcastle United, Feyenoord, LA Galaxy, dan terakhir Terek Grozny.
Lalu, mengapa Gullit?
Menurut kabar teranyar, PSSI tengah menjajaki kemungkinan mengambil Milla dan Shin sekaligus. Milla diproyeksikan untuk Timnas Indonesia senior, sementara Shin untuk Timnas junior alias kelompok umur.
Namun, kalau Milla mau mengambil jabatan pelatih Timnas Indonesia senior, PSSI memberinya tugas berat: Empat pertandingan sisa (Kualifikasi Piala Dunia 2022) tim senior harus menang.
ADVERTISEMENT
Syarat harus menang belum dengan tegas disanggupi Milla saat presentasi pada 29 November lalu. Target paling mungkin untuk Pelatih asal Spanyol itu ialah membuat permainan Indonesia membaik.
PSSI dikabarkan mengincar pelatih asal Belanda, Ruud Gullit. Foto: Karim Jaafar/AFP
Keraguan Milla membuat PSSI berat hati. Tak heran federasi memunculkan Ruud Gullit sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia. Namun, hingga kini pelatih 57 tahun itu belum memberikan jawaban.
“Kami mengontak Ruud Gullit sejak seminggu lalu, tapi belum ada respons dari dia. Kami minta Sekjen (Ratu Tisha Destria) berkomunikasi dengan klub Gullit di Belanda. Belum ada kepastian bisa atau tidaknya dia. Kami menunggu sampai akhir bulan ini. Mudah-mudahan ada kabar,” kata Iriawan.