Kumparan Logo

PSSI Setop Proses Naturalisasi Justin Hubner, Tak Sanggup Penuhi Permintaan

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon pemain naturalisasi Indonesia, Justin Hubner. Foto: Instagram/@justinhubner5
zoom-in-whitePerbesar
Calon pemain naturalisasi Indonesia, Justin Hubner. Foto: Instagram/@justinhubner5

PSSI telah resmi menghentikan proses naturalisasi Justin Hubner. Adapun keputusan tersebut diambil karena federasi tak sanggup memenuhi permintaan sang pemain.

Hal itu dikonfirmasi oleh Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Negosiasi yang alot dengan Hubner juga membuat proses naturalisasi dua pemain lainnya terhambat.

"Yang kami proses ada dua yang siap bergabung dengan kita. Wajar agak terhambat karena ada satu yang masih negosiasi," kata Arya di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, Senin (17/4).

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, saat konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, pada 26 Maret 2023. Foto: PSSI

Jadi kami tidak melanjutkan untuk naturalisasi terhadap Hubner karena ada permintaan Hubner yang tidak bisa kami penuhi," tambahnya.

Sebelumnya, sumber kumparan menyebutkan Hubner meminta bayaran mencapai USD 1.000.000 atau sekitar Rp 14,6 miliar untuk melanjutkan proses naturalisasinya.

Informasi yang didapat kumparan, bahwa dalam proses naturalisasi memang terdapat negosiasi terkait uang, tetapi besarannya jauh di bawah permintaan Hubner tersebut. Infonya hanya ribuan dolar AS.

Justin Hubner (tengah) bersama Marselino Ferdinan (kanan) dan Ronaldo Kwateh. Foto: Dok pribadi

Kendati demikian, Arya enggan menyebutkan masalah apa yang membuat negosiasi dengan Hubner batal. Intinya, permintaan Hubner tidak bisa dipenuhi oleh PSSI dan proses naturalisasinya pun tidak dilanjutkan.

"Pokoknya ada yang tidak bisa kami penuhi, jadi kami tidak bisa melanjutkan," tutur Arya.

"Yang pasti kan gini, tidak ada niat kami untuk menghambat, ada komunikasi, ada namanya pendekatan kepada pribadi, kemudian keluarga, biasanya mereka akan menuju agennya setelah itu. Baru kami proses."

"Ada komunikasi, bahkan kami sudah ada staff juga di luar dari federasi untuk komunikasi. Ada dua pemain yang tadi enggak ada masalah. Hubner fix [pasti] tidak diproses," pungkasnya.