Real Madrid Menuju 500 Gol di Liga Champions

Real Madrid bukan cuma tim paling subur di Liga Champions musim ini, tetapi juga tim paling subur sepanjang sejarah Liga Champions.
Boleh dibilang Madrid adalah tim yang destruktif —dalam artian baik, tentu saja. Dengan mengandalkan power serta speed pemain-pemainnya, secara kasatmata Madrid memang terlihat seperti sebuah tim yang agresif dan juga lebih sering bermain direct.
Agresivitas itu tidak percuma. Silakan simak catatan statistik berikut ini: dari 12 pertandingan yang sudah mereka jalani di Liga Champions musim ini, Madrid telah mencetak 32 gol yang berarti rata-rata mereka menorehkan 2,67 gol per laga. Tidak ada tim yang mencetak gol sebanyak Madrid di Liga Champions musim ini.
[Baca Juga: Kala Real Madrid Tersandung di Final Liga Champions]
[Baca Juga: Perjalanan Real Madrid dan Juventus Menuju Final Liga Champions]
Dengan tambahan 32 gol tersebut, Madrid kini berada dalam posisi “nanggung”. Mengapa begitu? Begini… Semenjak pertama kali mengikuti Liga Champions (dulu European Cup), Madrid sudah mencetak 499 gol. Satu gol lagi, mereka akan menjadi tim pertama yang mencapai 500 gol di Liga Champions.

Tim terdekat dari Madrid dalam hal torehan gol terbanyak di Liga Champions adalah Barcelona. Namun, kedua kesebelasan pun berjarak cukup jauh: 40 gol. Barcelona, sejauh ini, “baru” mencetak 459 gol.
Tiga tim lainnya yang berada dalam lima besar pencetak gol terbanyak di Liga Champions adalah Bayern Muenchen (415 gol), Manchester United (350 gol), dan Arsenal (281 gol).
Satu gol Madrid untuk melengkapi pencapaian 500 gol itu bisa datang pada Minggu (4/6/2017) dini hari WIB kala Los Blancos bertanding di final Liga Champions melawan Juventus.
Anda boleh-boleh saja menebak-nebak, siapa yang akan menjadi pencetak gol ke-500 itu. Barangkali Cristiano Ronaldo? Karim Benzema? Isco atau Gareth Bale? Atau malah Sergio Ramos lewat sundulannya?

Well, silakan mereka-reka. Tapi, ingatlah ini: biarpun Madrid adalah tim paling subur di Liga Champions musim ini, Juventus punya pertahanan kokoh yang amat sulit ditembus. Bisa dibilang, Madrid bertemu dengan lawan natural mereka.
Dalam perjalanan ke final, Juventus sukses meredam kesebelasan-kesebelasan yang punya gaya main agresif seperti Barcelona dan AS Monaco. Total, gawang Juventus baru bobol 3 kali dalam 12 pertandingan di Liga Champions musim ini.
Jadi, bisa mencetak gol ke-500 itu, Madrid? Atau harus menunggu sampai Liga Champions musim depan untuk mendapatkannya?
