Kumparan Logo

Rizky Ridho Dukung Persija Bangun Stadion: Saya Jarang Sekali Main di Jakarta

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Indonesia Rizky RIdho Ramadhani mencium logo Garuda Pancasila pada kaosnya pada pertandingan Grup C putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Indonesia Rizky RIdho Ramadhani mencium logo Garuda Pancasila pada kaosnya pada pertandingan Grup C putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Persija rencananya akan membangun stadion sendiri untuk digunakan berkompetisi di Liga 1 maupun antarklub Asia. Rencana manajemen Persija itu didukung penuh oleh pemain termasuk Kapten Persija, Rizky Ridho.

Menurut Ridho, stadion baru membantu Persija dalam mengarungi kompetisi di liga domestik. Sebab, selama ini Persija sering berpindah-pindah kandang.

“Tentunya saya sangat mendukung rencana presiden kita untuk punya stadion sendiri. Karena Persija itu Persija Jakarta, bukan Persija Bantul bukan Persija Bali, Persija Bogor atau mana pun itu karena saya jarang sekali main di Jakarta. Saya berharap cepat terealisasi dan bisa main di stadion sendiri,” ucap Ridho kepada wartawan, Kamis (28/11).

Pesepak bola Persebaya Surabaya Kadek Raditya Maheswara (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Rizky Ridho (kanan) saat pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (22/11/2024). Foto: ANTARA FOTO/Rizal Hanafi

“Kalau dibilang capek, tentu capek karena main home tapi away. Tapi manajemen juga tidak berharap demikian, tapi kami bantu tim saja. Kalau punya stadion sendiri saya berharap bisa main di rumah sendiri,” tambahnya.

Musim ini saja, Persija tak punya kandang yang permanen. Sempat bermain di Jakarta International Stadium di awal musim, Persija lalu pindah ke GBK, Sultan Agung Bantul, hingga Pakansari Bogor.