Kumparan Logo

Ronaldo Gagal Penalti, Juventus Tetap Menang atas Chievo

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain-pemain Juventus merayakan gol Douglas Costa ke gawang Chievo. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)
zoom-in-whitePerbesar
Pemain-pemain Juventus merayakan gol Douglas Costa ke gawang Chievo. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

Hingga pekan ke-20, tim-tim Serie A 2018/19 masih memutar otak untuk mencari cara mengalahkan Juventus. 'Si Nyonya Tua' memang masih digdaya dengan menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan.

ChievoVerona yang menjadi lawan pada Selasa (22/1/2019) di Allianz Stadium juga merasakan sendiri keperkasaan Juventus lewat kekalahan 0-3. Ketiga gol Juventus itu dicetak oleh Douglas Costa (13'), Emre Can (45'), dan Daniele Rugani (85').

Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo menjadi pilihan Massimiliano Allegri yang turun arena dengan formasi dasar 4-4-2. Dua ujung tombak serangan ini bertugas untuk membobol pertahanan Chievo yang dibangun oleh Mattia Bani, Luca Rossettini, dan Nenad Tomovic dalam skema dasar 3-4-1-2. Sementara, lini serang Chievo bergantung pada Riccardo Meggiorini dan Sergio Pellissier.

instagram embed

Juventus tidak asal menguasai bola. Dominasi mereka bukan perkara yang sia-sia karena berhasil menebar ancaman untuk lawan. Di sepanjang babak pertama saja ada empat tembakan mengarah sasaran yang mereka buat. Itu belum ditambah dengan kualitas individu para pemainnya sehingga mampu mencetak delapan aksi dribel berbahaya yang merepotkan lawan.

Berangkat dari catatan tadi, tak heran jika Juventus hanya membutuhkan 13 menit untuk menyentak para supoter dengan sukacita. Costa menggiring Juventus pada keunggulan pertama dengan cara berkelas.

Prosesnya bermula dari kejelian Dybala melepaskan diri dari kepungan empat pemain lawan sekaligus sebelum mengirim bola kepada Costa. Sang pemain asal Brasil ini pun mendapatkan perlakuan serupa Dybala: dikepung pertahanan berlapis. Namun, aksi individu mengantarkan Costa sampai ke depan kotak penalti. Begitu tiba di area strategis ini, ia langsung melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang. Stefano Sorrentino yang berdiri di bawah mistar gagal menyelamatkan timya dari ketertinggalan 0-1.

Juventus enggan menurunkan intensitas permainan usai gol perdana itu. Tembok pertahanan Chievo tidak cukup ampuh untuk mengurung aliran serangan Juventus. Selain sebagai pencetak gol pertama, Costa memainkan perannya dengan brilian sebagai penyedia serangan dari sayap kanan. Ia bekerja sama dengan Dybala yang juga acap menjadi nyawa serangan Juventus.

Laga Juventus vs Chievo (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)
zoom-in-whitePerbesar
Laga Juventus vs Chievo (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

Terlepas dari gol pertama tadi, penyelesaian akhir yang buruk memang masih menjadi masalah. Dari 10 percobaan yang dilepaskan hingga menit 45, hanya tiga di antaranya yang mengarah ke gawang. Pada menit 33, Ronaldo sebenarnya punya peluang untuk memperlebar keunggulan. Namun, sepakan itu masih mampu dimentahkan oleh Sorrentino.

Sementara Chievo, memang minim dalam menuai ancaman. Mereka cenderung fokus dalam bertahan, menunggu, baru kemudian memaksimalkan area sayap kanan sebagai jalur serangan utama.

Juventus tidak menutup babak pertama hanya dengan keunggulan 1-0, lagi-lagi berkat kepahlawanan Dybala. Kali ini umpan Dybala diterima oleh Can yang sudah bersiaga di tengah kotak penalti dan melepaskan tembakan akurat. Kembali gagal menyelamatkan gawag, Sorrentino harus memungut bola dari gawang sendiri untuk ketiga kalinya. Dengan ini, Juventus masuk ruang ganti dengan membawa keunggulan 2-0.

Usai turun minum, situasi tak banyak berubah. Juventus tetap menjadi tim yang sibuk menyerang, sementara Chievo jadi tim yang mati-matian bertahan. Nah, pada menit 52 peluang emas kembali muncul untuk tuan rumah. Wasit menghadiahkan Juventus dengan tendangan penalti.

Penyebabnya adalah manuver Bani yang membikin tangannya menyentuh bola saat Costa melakukan aksi dribel di dalam kotak penalti. Ronaldo yang ditunjuk sebagai eksekutor menyanggupi instruksi untuk melakukan tugas.

Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti di laga Juventus vs Chievo. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti di laga Juventus vs Chievo. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

Lantas, salah satu pemandangan paling aneh yang pernah terjadi di atas lapangan bola muncul. Ronaldo gagal mengeksekusi penalti. Sorrenttino membaca arah gembakan Ronaldo dengan benar dan sanggup menggagalkannya. Chievo punya kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan karena ulah Meggiorini pada menit 67. Sang penyerang menyambar umpan silang Emanuele Giaccherini melalui tandukan kencang. Sayangnya, sundulan ini masih sanggup diamankan Mattia Perin.

Juventus kembali menginjak pedal gas saat laga memasuki menit 70-an. Hingga menit 84, setidaknya ada lima upaya tembakan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Kabar baik bagi Juventini, jagoan mereka kembali menambah gol di menit 85.

Bola yang lahir dari tendangan bebas Federico Bernardeschi berhasil disambar oleh Rugani dan dikonversi menjadi gol ketiga untuk Juventus. Itu menjadi torehan terakhir di pertandingan ini. Walaupun wasit memberika waktu tambahan lima menit, pemain-pemain Chievo tetap tak sanggup membalas. Alhasil, Juventus membungkus kemenangan 3-0 atas Chievo.