Kumparan Logo

Rumor: Man United Segera Angkat Solskjaer Jadi Pelatih Permanen

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Solskjaer sebelum pertandingan melawan Fulham. Foto: Reuters/Andrew Couldridge
zoom-in-whitePerbesar
Solskjaer sebelum pertandingan melawan Fulham. Foto: Reuters/Andrew Couldridge

Secara umum, Manchester United tampil impresif setelah Ole Gunnar Solskjaer mengambil alih kursi kepelatihan pada Desember 2018 usai menggantikan Jose Mourinho. Dari 13 pertandingan Premier League 2018/19 bersama Solskjaer, United memenangi 10 di antaranya.

Begitu pula dengan kiprah mereka di kompetisi akbar macam Liga Champions. Masih segar di ingatan bagaimana United keok 0-2 pada leg pertama 16 besar melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Old Trafford, kemudian comeback dengan meraih kemenangan 3-1 pada leg kedua di markas PSG. United pun lolos ke perempat final via keunggulan gol tandang.

Catatan pertandingan plus progres yang dialami United selama ditukangi Solskjaer ini, akhirnya membuka mata manajemen 'Iblis Merah' untuk segera mengangkat sosok berusia 46 tahun itu sebagai pelatih tetap.

embed from external kumparan

Per laporan teranyar ESPNFC, Jim Solbakken selaku agen dari Solskjaer, sempat berada di Inggris selama sepekan lalu dan baru kembali ke Norwegia pada Rabu (27/3/2019). Disinyalir, kedatangan Solbakken itu dilakukan untuk merampungkan proses negosiasi.

Masih diwartakan ESPNFC, pengumuman Solskjaer sebagai pelatih tetap Manchester United akan diumumkan pada pekan-pekan ini. Namun, disebutkan bahwa pihak manajemen sendiri tak akan terburu-buru untuk memberi keterangan resmi.

Pengangkatan Solskjaer sebagai pelatih tetap sebetulnya sudah didukung dari berbagai pihak, salah satu di antaranya adalah Andy Cole. Menurut Cole, menjadikan Solskjaer sebagai pelatih tetap adalah hal tepat. Ia pun menyebut Solskjaer adalah pelatih terbaik United setelah Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013.

"Kalau saya punya wewenang, saya akan memberikan jabatan itu untuknya. Saat ia datang ke klub, saya dapat melihat mengapa mereka (klub) mengambil keputusan itu. Mari kita jujur sejujur-jujurnya, saya pikir, belum ada pelatih (setelah Sir Alex) yang menangani United sehebat Ole," ucap Cole dilansir Sky Sports.

Solskjaer usai mendampingi Manchester United pada pertandingan melawan Liverpool. Foto: Reuters/Lee Smith

Setelah Ferguson meninggalkan Theatre of Dream, United memang sudah mempekerjakan empat pelatih dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Mulai dari David Moyes, Ryan Giggs (pelatih interim), Louis van Gaal, dan Mourinho. Tapi, keempatnya tak kunjung memberikan prestasi besar.

Bisa disebut Mourinho paling lumayan dengan memberi gelar Liga Europa untuk pertama kalinya bagi United plus Piala Liga Inggris, dan Community Shield. Namun, pria asal Portugal itu gagal di musim keduanya. Dari 17 laga awal Premier League 2018/19, United cuma menang 7 kali sehingga terlempar dari empat besar.

Kini, keberhasilan United menembus perempat final Liga Champions dan kembali ke jalur perburuan empat besar liga dengan jarak 2 poin dari Arsenal di peringkat empat dan 3 poin dari Tottenham Hotspur di posisi tiga, bisa menjadi salah satu faktor yang bikin manajemen segera mempermanenkan status Solskjaer.